SOSIAL & POLITIK

PERSIB BANDUNG

Latest News

PKS Resmi Usung Oded M Danial Jadi Bakal Calon Wali Kota Bandung

PKS Resmi Usung Oded M Danial Jadi Bakal Calon Wali Kota Bandung di Pilwalkot Bandung 2018

PKS Resmi Usung Oded M Danial Jadi Bakal Calon Wali Kota Bandung
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengusung Oded M. Danial sebagai calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018.

Wakil Wali Kota Bandung itu ditetapkan sebagai bakal Cawalkot Bandung 2018 lewat Surat Keputusan yang ditandatangani Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu.

Ketua DPD PKS Kota Bandung Tedy Rusmawan mengumumkan keputusan tersebut di kantor DPD PKS Kota Bandung, Selasa (17/10/2017). 

"DPW PKS memutuskan menetapkan saudara Oded Muhammad Danial sebagai bakal calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Bandung periode 2018-2023," kata Tedy dalam konferensi persnya.

Tedy mengatakan, keputusan ini sudah merupakan keputusan final setelah melalui sejumlah proses internal. Ketetapannya pun telah berdasarkan keputusan DPP dan DPW PKS Jawa Barat. 

Selain merupakan petahana, Tedy menyebutkan, penetapan Oded sebagai bakal cawalkot karena dalam survei selalu berada di posisi teratas dibandingkan nama-nama yang sudah muncul. 

"Survei internal bulan Agustus dan September, Alhamdulillah Mang Oded tertinggi," ujarnya.

Menanggapi penetapannya sebagai bakal Cawalkot Bandung 2018, Oded mengatakan sebagai kader siap menjalani keputusan partai.

"Karena sebuah mekanisme musyawarah di PKS, hari ini keputusannya saya masih mendapatkan amanah untuk maju sebagai calon wali kota, untuk itu saya secara pribadi sebagai kader PKS, apa yang diputus oleh partai, Insya Allah menerima dan siap untuk memenangkan Pilkada Kota Bandung," kata Oded.

Oded menegaskan, akan melanjutkan pembangunan Kota Bandung setelah menjabat sebagai wakil wali kota sejak 2013 lalu. Terutama, visi misi yang belum terlaksana pada periode jabatannya saat ini.

Dalam berbagai survei selama ini, nama Oded M Danial selalu teratas sebagai Cawalkot Bandung 2018 terpopuler, diikuti nama-nama lain seperti Yossi Irianto dan Nurul Arifin. (ROL).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Jadwal Kick-Off Persib Bandung vs Madura Dimajukan Menjadi Sore

Jadwal Kick-Off Persib Bandung vs Madura Dimajukan Menjadi Sore
Jadwal Kick-off pertandingan Persib Bandung vs Madura United pada lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (19/10/2017) dimajukan menjadi sore, yakni pukul 15.00 WIB.

Awalnya, menurut jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kick-off pertandingan tersebut digelar pada malam hari, yakni pukul 18.30 WIB.

Namun, seperti biasa, atas rekomendasi pihak keamanan, pertandingan dimajukan menjadi sore hari.

Dilansir situs resmi klub, perubahan jadwal kick-off dilakukan dengan merujuk kepada surat keputusan Kepolisian Resor (Polres) Bandung dengan nomor, R/Renpam/X/2107, bertandatangan Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Nazly Harahap, S. I. K. tentang rencana pengamanan pertandingan sepakbola Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 antara Persib Bandung vs Madura United.

Keputusan mendadak dari pihak keamanan ini berimbas pada pencetakan tiket pertandingan. Dalam tiket pertandingan Persib versus Madura United yang sudah dicetak, kick-off masih tertera di pukul 18.30 WIB.

Terkait hal tersebut, pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Persib menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Pihak Persib menerima rekomendasi kepolisian untuk bermain sore karena kenyataannya bermain malam hari maupun sore, Persib sulit menang di Si Jalak Harupat. Semua, ada mitos Maung Bandung sulit menang jika bermain sore. Nyatanya, bermain malam pun, seperti kontra Barito Putera, tetap meraih hasil imbang alias sulit menang.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Aksi Demo Bobotoh Ajukan Lima Tuntutan kepada Persib Bandung

Aksi Demo Bobotoh Ajukan Lima Tuntutan kepada Persib Bandung
Sekitar seribuan suporter Persib Bandung (Bobotoh) menggelar aksi demonstrasi di depan Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Selasa (17/10/2017). 

Massa yang menamakan diri "Komunitas Peduli Persib" itu menyampaikan kekecewaan terhadap prestasi Persib yang kini terpuruk di posisi ke-11 klasemen Liga 1 sekaligus mengajukan tima tuntutan.

Ribuan bobotoh tumpah ruah memadati Jalan Sulanjana sekitar pukul 13.00 WIB. 

Sebelumnya, rombongan bobotoh itu melakukan long march dari GOR Saparua, Jalan Ambon, Kota Bandung, sejauh sekitar 2,2 kilometer.

Dengan atribut serba biru, bobotoh tak henti-hentinya menyanyikan yel-yel Persib diselingi dengan teriakan makian yang ditujukan kepada manajemen Persib.

Enam orang perwakilan bobotoh kemudian masuk menuju Graha Persib dan disambut perwakilan manajemen Persib, di antaranya Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Kuswara S. Taryono dan media officer Persib, Irfan Suryadiredja.

Berikut ini tuntutan bobotoh sebagaimana dikutip situs resmi klub.

1. Kami meminta semua pihak di dalam tubuh tim, baik manajemen, staf pelatih, maupun pemain memberikan pertanggungjawaban secara nyata terkait dengan kondisi Persib yang saat ini terpuruk di papan tengah klasemen.

2. Meminta manajemen Persib memperjelas situasi soal pelatih kepala yang menangani Persib. Pelatih diharapkan memang merupakan sosok yang tepat untuk mengangkat prestasi tim.

3. Meminta manajemen, tim pelatih, serta para pemain menyadari peran dan fungsi suporter sebagai salah satu stakeholder klub.

4. Jadi, baik manajemen, tim pelatih, maupun pemain diharapkan berperilaku lebih baik lagi kepada para suporter. Sebab, bagaimanapun, sebuah tim tidak memiliki esensi tanpa kehadiran suporter.

5. Meminta semua pihak, baik manajemen, tim pelatih, maupun para pemain, memiliki rasa malu serta menjaga baik dan nama besar tim di kancah sepak bola nasional dan media massa.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Pemkot Bandung Persilakan Angkutan Online Tetap Beroperasi

Pemkot Bandung Persilakan Angkutan Online Tetap Beroperasi
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyatakan angkutan online seperti Go-Jek, Grab, dan Uber, tidak dilarang beroperasi di wilayah kota Bandung

Melalui akun instagramnya, Selasa (17/10/2017), Emil pun mempersilakan transportasi online tetap beroperasi.

Menurut Emil, dirinya telah berkonsultasi dengan Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan. Hasilnya, disepakati angkutan online boleh beroperasi seperti biasa.

Namun, di sisi lain, angkutan online tersebut tetap harus taat pada aturan yang berlaku, yakni kewajiban untuk menyesuaikan aspek administrasi dan legalitas dari pemerintah.

"Angkutan online harus menyesuaikan aspek administrasi dan legalnya dengan peraturan baru yang berlaku tanggal 1 November 2017. Sambil meng-update legalitasnya, layanan ke masyarakat tidak perlu dihentikan," ujarnya.

"Masyarakat silakan memilih sendiri, bertransportasi konvensional atau online sesuai kenyamanan. Hatur Nuhun," imbuhnya.

Sebelumnya, angkutan online di kota Bandung sempat diminta berhenti beroperasi sementara, menyusul adanya surat pernyataan bersama yang buat oleh Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jabar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penghentian sementara itu semula diberlakukan hingga 1 November 2017. Bahkan, Dinas Perhubungan sempat mengatakan akan menindak pengemudi angkutan online yang melanggar.

Para pengemudi angkutan online pun sempat berunjuk rasa pada Senin (16/10/2017) lalu di Gedung Sate, Bandung. Mereka menyatakan tidak bisa mengikuti himbauan pemberhentian sementara tersebut, karena faktor ekonomi.

Konflik Angkutan Online vs Konvensional di Bandung juga mendapat tanggapan dari Pemprov Jabar. Wagub Deddy Mizwar mengimbau para pengemudi angkutan konvensional dan online melakukan islah (perdamaian) sebagaimana terjadi di Kota Cirebon.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at: