Pemerintahan Kota Bandung

Posted by Bandung Aktual on October 17, 2013 | Follow @bandungaktual

walikota dan wakil walikota bandung 2013
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2013-2018.*
Pemerintahan Kota Bandung, sebagaimana kota-kota lain di Indonesia, dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai lembaga eksekutif dan DPRD Kota sebagai lembaga legislatif. Kedua lembaga inilah yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan kota Bandung, sebagaimana tercantum dalam UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Pemkot dan DPRD Kota Bandung pula yang bertugas melaksanakan VISI & MISI KOTA BANDUNG, yaitu

VISI KOTA BANDUNG
"TERWUJUDNYA KOTA BANDUNG SEBAGAI KOTA JASA YANG BERMARTABAT
( BERSIH, MAKMUR, TAAT DAN BERSAHABAT )"

Untuk Merealisasikan keinginan, harapan, serta tujuan sebagaimana tertuang dalam visi yang telah ditetapkan, maka pemerintah bersama elemen seluruh masyarakat Kota Bandung harus memahami akan makna dari visi tersebut yaitu :

Pertama : Kota Bandung sebagai Kota Jasa harus bersih dari sampah, dan bersih praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ), penyakit masyarakat ( judi, pelacuran, narkoba, premanisme dan lainnya), dan perbuatan-perbuatan tercela lainnya yang bertentangan dengan moral dan agama dan budaya masyarakat atau bangsa;

Kedua : Kota Bandung sebagai Kota Jasa yang memberikan kemakmuran bagi warganya;

Ketiga : Kota Bandung sebagai Kota Jasa harus memiliki warga yang taat terhadap agama, hukum dan aturan ? aturan yang ditetapkan untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban kota .

Keempat : Kota Bandung sebagai Kota Jasa harus memiliki warga yang bersahabat, santun, akrab dan dapat menyenangkan bagi orang yang berkunjung serta menjadikan kota yang bersahabat dalam pemahaman kota yang ramah lingkungan.

Secara harfiah, Bermartabat diartikan sebagai harkat atau haraga diri, yang menunjukkan eksistensi masyarakat kota yang dapat dijadikan teladan karena kebersihan, kemakmuran, ketaatan, ketaqwaan dan kedisiplinannya.

Jadi kota jasa yang bermartabat adalah kota yang menyediakan jasa pelayanan yang didukung dengan terwujudnya kebersihan, kemakmuran, ketaatan, ketaqwaan, dan kedisiplinan masyarakatnya.

Berdasarkan pemahaman tersebut, sangatlah rasional pada kurun waktu lima tahun kedepan diperlukan langkah dan tindakan pemantapan ( revitalisasi, reaktualisasi, reorientasi dan refungsionalisasi ) yang harus dilakukan oleh pemerintah Kota Bandung beserta masyarakatnya serta didukung secara politis oleh pihak legislatif melalui upaya-upaya yang lebih keras, cerdas dan terarah namun tetap ramah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan guna tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

MISI KOTA BANDUNG
Misi adalah tugas yang diemban Pemerintah Kota Bandung meliputi :

  1. Mengembangkan sumber daya manusia yang handal yang religius, Yang mencakup pendidikan, kesehatan dan moral keagamaan.
  2. Mengembangkan perekonomian kota yang adil, yang mencakup peningkatan perekonomian kota yang tangguh, sehat dan berkeadilan dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
  3. Mengembangkan Sosial Budaya Kota yang ramah dan berkesadran tinggi, serta berhati nurani, yang mencakup peningkatan partisipasi masyarakat dalam rangka meningkatkan ketenagakerjaan, meningkatkan kesejahteraan sosial, keluarga, pemuda dan olah raga serta kesetaraan gender.
  4. Meningkatkan penataan Kota , yang mencakup pemeliharaan serta peningkatan prasarana dan sarana kota agar sesuai dengan dinamika peningkatan kegiatan kota dengan tetap memperhatikan tata ruang kota dan daya dukung lingkungan kota .
  5. Meningkatkan kinerja pemerintah kota secara professional, efektif, efisien akuntabel dan transparan, yang mencakup pemberdayaan aparatur pemerintah dan masyarakat.
  6. Mengembangkan sistem keuangan kota , mencakup sistem pembiayaan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, swasta dan masyarakat. (bandung.go.id).


Daftar Wali Kota Bandung

  1. E.A. Maurenbrecher (1906-1907)
  2. R.E. Krijboom (1907-1908)
  3. J.A. van Der Ent (1909-1910)
  4. J.J. Verwijk (1910-1912)
  5. C.C.B. van Vlenier (1912-1913) dan B. van Bijveld (1913-1920)
  6. B. Coops (1920-1921)
  7. S.A. Reitsma (1921-1928)
  8. B. Coops (1928-1934)
  9. Ir. J.E.A. van Volsogen Kuhr (1934-1936)
  10. Mr. J.M. Wesselink (1936-1942)
  11. N. Beets (1942-1945)
  12. R.A. Atmadinata (1945-1946)
  13. R. Sjamsurizal
  14. Ir. Ukar Bratakusumah (1946-1949)
  15. R. Enoch (1949-1956)
  16. R. Priatna Kusumah (1956-1966)
  17. R. Didi Djukardi (1966-1968)
  18. R. Hidayat Sukarmadidjaja (1968-1971)
  19. R. Otje Djundjunan (1971-1976)
  20. H. Utju Djoenaedi (1976-1978)
  21. R. Husein Wangsaatmadja (1978-1983)
  22. H. Ateng Wahyudi (1983-1993)
  23. H. Wahyu Hamidjaja (1993-1998)
  24. H. Aa Tarmana (1998-2004)
  25. H. Dada Rosada, SH, MSi (2004-2008)
  26. H. Dada Rosada, SH, MSi (2008-2013)
  27. Ridwan Kamil (2013-218).
(www.bandungaktual.com).***

» Hatur Nuhun sudah baca Pemerintahan Kota Bandung

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pemerintahan Kota Bandung"