Daftar Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hasil Pemilu 2014

Posted by Bandung Aktual on April 26, 2014 | Follow @bandungaktual

BandungAktual.com -- Partai Golkar meraih suara dan kursi terbanyak di Kabupaten Bandung dalam pemilu legislatif 2014. Dipastikan, Golkar akan menduduki kursi ketua DPRD Kabupaten Bandung 2014-2019.

Partai Golkar memperoleh 12 kursi, PDIP (9), Gerindra (7), PKS (6), Demokrat (6), PKB (5), PAN (2), Nasdem, PPP dan Hanura masing-masing 1 kursi.

Berikut ini Daftar Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hasil Pemilu 2014 hasil rekapitulasi KPUD Kab. Bandung

Golkar:
  1. Sugianto, 
  2. Hj. Erma Komalasari, 
  3. Agus Syamsu Wahid, 
  4. Yanto Setianto, 
  5. Dadang Supriatna, 
  6. Cecep Suhendar, 
  7. Entis Sutisna, 
  8. Obi Keristian, 
  9. Neneng Hadiani, 
  10. Firman Sumantri, 
  11. Anang Susanto 
  12.  Eti Mulyati Hilman.
PDIP
  1. Hen hen, 
  2. Dadan Konjala, 
  3. Lina Afianti, 
  4. Sahripudin, 
  5. Asep Supriatna, 
  6. Ecep Sujana, 
  7. Yayat Sumirat, 
  8. Erwin Gunawan 
  9. Rika Yuliandini
PKS
  1. Erna Nurhasanah, 
  2. Jajang Rohana, 
  3. Tedi Surahman, 
  4. Asep Kusmawan, 
  5. Ela Nurlaela 
  6. Thony Fathony Muhamad

Demokrat
  1. Toto Suharto, 
  2. Rizki Taufik, 
  3. Hikmat Budiman, 
  4. Euis Rokayah Akbar, 
  5. Endang 
  6. Tonny JAS. 
PKB
  1. Asep Syamsudin, 
  2. Didin Saepudin, 
  3. Agus Ahmadi, 
  4. Renie Rahayu Fauzie 
  5. Titik Kartika (PKB), 
PAN
  1. Thoriqoh Nasrullah Fitriyah 
  2. Mohamad Matin .

Gerindra
  1. Tatang Sudrajat, 
  2. Praniko Imam Sagita, 
  3. Afendi, Ai Yulia, 
  4. Yayat Hidayat, 
  5. Asep Dedi 
  6. Mamun Irawan. 
PPP: 
  1. Usep Kiki Zulkifli
Hanura
  1. Deden Mastaka Ekapraja. 
Nasdem
  1. Asep Kurnia.

» Hatur Nuhun sudah baca Daftar Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hasil Pemilu 2014

Previous
« Prev Post

5 Responses to "Daftar Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hasil Pemilu 2014"

  1. untuk caleg partai demokrat no 1 dari dapil 4 kab bandung telah terjadi kecurangan dengan adanya penggelembungan suara.

    ReplyDelete
  2. tolong di cek kembali data pemenang sesuai hasil pleno kpu kab bandung.
    katanya bandung akurat, ko tidak akurat!

    ReplyDelete
  3. selamat buat pak deden nu nuju nyeri mastaka. naha sanes pak deden nu lebet ti dapil 3 teh malihan pak toni jas. aduh hawtos ari nu nj nyeri mastaka ngadamel berita sok ngatog. ngiring atuh rekapitulasi, supados t isin ngaberitaken teh..

    ReplyDelete
  4. Pernyataan a/n. NUKKEU NUGRAHA DWI PATRIA selaku Ketua Relawan BARA Prabowo dan Bendahara MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat :

    Perihal Kecurangan caleg AI YULIA No.Urut 5 Dapil VI DPRD Kab. Bandung dari Partai Gerindra.

    Secara prosedural dan tahapan yang tertuang dalam UU Pemilu, kita sudah laksanakan dari mulai pelaporan + menghadirkan saksi2 + menunjukan barang bukti dan sudah melakukan tahapan BAP.
    Juga berkas tsb sudah pernah sampai juga ke kepolisian (Gakumdu), walau hasil kajian pihak panwaskab tidak sesuai dengan laporan dan maksud dari laporan tsb. Sampai akhirnya berkas dari Panwaskab dikembalikan pihak Kepolisian dgn alasan "sudah kadaluarsa".
    APAKAH CALEG TERPILIH JADI BERSIH KARENA FAKTOR "KADALUARSA" TERSEBUT...???
    APA MUNGKIN BISA AMANAH, KALAU KEBERANGKATANNYA SENDIRI DILANDASI FAKTOR BUSUK YAKNI KECURANGAN...???

    Satu sisi kita mengusung proses kebenaran yang selalu terngiang dari pernyataan2nya Bapak H. Prabowo.......tapi disisi lain ada proses kecurangan yang dilakukan oleh caleg, yang dikatakan sama Ketua DPC Gerindra Kab. Bandung adalah sebuah proses yang lumrah-lumrah saja untuk meraih kemenangan.

    Sesuai UU Pemilu itu sudah kategori Pidana Pemilu....tapi sama Ketua DPC Gerindra dibilang sah-sah saja.

    Kita dari Relawan BARA Prabowo + Ormas Pemuda Pancasila dan LSM GMB....akan tetap melanjutkan temuan kecurangan ini sesuai dengan garis Partai Gerindra, yaitu menempuh proses yang berlaku di internal partai melalui Majelis Etik.

    Apapun hasilnya kita akan hormati keputusan dari sidang Majelis Etik, tapi kita tetap akan melakukan kontrol sosial dan moral thd Caleg Terpilih tsb, selama menduduki kursi dewan. Masyarakat harus pahami, bhw tidak ada yang mampu menjalankan tugas secara amanah, kalau proses mendapatkan jabatan tsb dgn cara-cara yang curang, menyimpang dari aturan dan ketentuan garis partai dan juga melakukan penyimpangan th Undang-undang Pemilu.

    http://m.inilahkoran.com/read/detail/2096026/panwaslu-kabupaten-bandung-dinilai-lalai

    ReplyDelete