Penerimaan Siswa Baru SMP-SMA di Bandung Tak Lagi Sistem Kluster

Posted by Bandung Aktual on May 6, 2014 | Follow @bandungaktual

BandungAktual.com -- Proses Penerimaan Siswa Baru atau Peserta Didik Baru (PPDB)  di SMP dan SMA Negeri di Kota Bandung mulai tahun tidak lagi memakai sistem kluster. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana, proporsi kita sekarang 20 persen untuk siswa miskin, 10 persen dari luar kota, dan 5 persen jalur prestasi. 


"Kalau dulu itu 10 persen miskin dan prestasi. Sekarang malah 25 persen. Kita ingin sekolah negeri ini memberikan pelayanan terbaik bagi warga Bandung," kata Elih, Selasa (5/5), seperti dikutip detik.com.

Selain itu, lanjut Elih, seleksi bagi siswa yang benar-benar miskin juga diharapkan bisa masuk ke sekolah negeri tanpa bersaing dengan siswa yang mengaku-ngaku miskin.

"Nanti kita verifikasi. Nanti diperkuat dengan orang tua dan yang menerbitkan surat keterangan miskin untuk menandatangani tanggung jawab mutlak. Hal itu ntuk mengantisipasi kebohongan data. Kalau terbukti bohong orang tuanya, diminta mengundurkan diri," kata Elih.

Bonus bagi yang Terdekat dengan Sekolah
Pemkot Bandung juga memberikan bonus bagi siswa yang mendaftar ke sekolah yang dekat dengan kediamannya. Siswa yang mendaftar di sekolah yang dekat dengan rumahnya nilai ujian nasionalnya akan dikalikan 1,1.

"Misalnya saya rumah di Panyileukan, mendaftar ke SMP 27. Saya tidak akan kalah dengan yang pilihan pertamanya ke SMA 3, pilihan keduanya ke SMA 27, karena nilainya nanti dikalikan 1,1. Jadi semuanya biar rasional," terang Elih.

Untuk tahun ini, proses penerimaan siswa baru juga akan dilakukan sepenuhnya dengan cara online. Untuk itu pihaknya saat ini sedang menyiapkan dukungan infrastuktur yang memadai.*

» Hatur Nuhun sudah baca Penerimaan Siswa Baru SMP-SMA di Bandung Tak Lagi Sistem Kluster

Previous
« Prev Post

0 Response to "Penerimaan Siswa Baru SMP-SMA di Bandung Tak Lagi Sistem Kluster"