Mahasiswa UIN Bandung Protes Pungutan Liar dalam Pembuatan KTM

Posted by Bandung Aktual on November 21, 2014 | Follow @bandungaktual

Gerakan mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)  UIN Bandung
BandungAktual.com -- Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menggelar aksi demonstrasi, Kamis (20/11), terkait pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) oleh Bank Syariah Mandiri (BSM).

Aksi mahasiswa yang tergabung Gerakan mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) itu digelar untuk kedua kalinya. Aksi pertama dilakukan 12 November 2014 dengan isu yang sama. Mereka mempertanyakan pungutan liar untuk membuat KTM.

Menurut kordinator aksi, Hari Rahman Hakim, sebelumnya mahasiswa baru angkatan 2014 harus membayar Rp90.000 kepada BSM yang bekerja sama dengan pihak UIN Bandung dalam menerbitkan KTM. 

Mahasiswa kembali harus membayar Rp100.000 kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit UIN untuk mendapat KTM. Mahasiswa pun mempertanyakan uang yang sebelumnya telah dibayarkan.

"Sebelumnya, untuk mendapat KTM mahasiswa angkatan 2014 dipungut Rp 90.000 tetapi ternyata harus membayar lagi Rp 100.000 kepada BRI. Untuk itu, kami meminta uang yang Rp 90.000 dikembalikan terlebih dahulu," jelasnya.

Selain itu, mahasiswa juga menolak rencana kampus untuk menyatukan kartu ATM dengan KTM.

Ada Kontrak Sepihak oleh Pejabat UIN
Pihak UIN Bandung melalui Pembantu Rektor (Purek) III Muhammad Ali Ramdhani, mensinyalir ada pejabat UIN yang menyalahgunakan kewenangannya dengan melakukan kontrak bersama BSM untuk pembuatan KTM.

"KTM resmi yang dikeluarkan pihak UIN Bandung adalah yang dari Bank BRI," katanya kepada Klik-Galamedia.com usai menemui mahasiswa yang berunjuk rasa di Kampus UIN SGD Bandung, Kamis (20/11/14).

"Saya menduga ada pejabat UIN yang berani melakukan kerjasama dengan pihak BSM, padahal pihak UIN telah melakukan kerjasama dengan BRI," terang Ali.

Ali mengemukakan, pihaknya akan menelusuri siapa oknum pejabat UIN yang berani melakukan kontrak dengan pihak BSM untuk pengerjaan KTM.

"Bila ditelusuri tentunya bakal ketahuan siapa yang melakukannya, sehingga mahasiswa UIN terus melakukan aksi demo terkait pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa," kata Ali.*

» Hatur Nuhun sudah baca Mahasiswa UIN Bandung Protes Pungutan Liar dalam Pembuatan KTM

Previous
« Prev Post

0 Response to "Mahasiswa UIN Bandung Protes Pungutan Liar dalam Pembuatan KTM"