Masuk Kampus UIN Bandung Harus Bayar Parkir

Posted by Bandung Aktual on November 10, 2014 | Follow @bandungaktual

Masuk Kampus UIN Bandung Harus Bayar Parkir
BandungAktual.com -- Pengemudi kendaraan yang masuk ke kampus UIN SGD Bandung tidak lama lagi harus membayar parkir, tidak lagi gratis seperti selama ini berlaku.

Tanda-tanda pihak kampus akan memberlakukan tarif parkir pada setiap kendaraan yang masuk lingkungan kampus, sudah terlihat dengan dibangunnya pos parkir di dekat pintu gerbang, layaknya pos pembayaran parkir di mal atau supermarket.

Salah seorang dosen yang enggan disebut namanya mengatakan, bila masuk UIN Bandung harus dikenakan tarif, tentu ada kesan Kampus UIN Bandung lebih mengedepankan profit, meskipun pemberlakuan tersebut belum jelas kebenarannya.

"Saya ke kampus untuk ngajar. Masa harus dikutip parkir," katanya seperti dikutip klik-galamedia.com.

Meskipun besaran biaya relatif sangat murah, menurutnya sangat tidak baik bila masuk kampus harus dikutip biaya.

Salah seorang mahasiswa UIN Bandung sangat menyayangkan bila masuk kampu harus dikenakan tarif dan ada kesan mengedepankan profit.

"Kalau setiap kendaraan dikenakan kartu parkir kita setujua saja, tapi kalo harus bayar, wah nanti dulu lah. Bisa-bisa bakal menimbulkan reaksi dari sejumlah mahasiswa," kata Agus.

"Masa kita harus bayar di kampus tempat kita menimba ilmu sendiri," imbuhnya.

Menurut situs Lembaga Pers Mahasiwa (LPM) UIN Bandung, suakaonline.com, pemberlakuan tarif parkir akan dilakukan pihak kampus karena minimnya lahan parkir.

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN SGD Bandung, Ayi, mengatakan, sistem pakir berbayar dinilainya perlu dalam upaya penertiban kendaraan. Sampai saat ini belum ada kepastian kapan mulai diberlakukan aturan tersebut.

Bekerja sama dengan PT Triglobal, UIN Bandung akan menerapkan dua sistem pembayaran yang bebas dipilih. 

Pertama, finger print, pengendara masuk dengan menscan jari kemudian membayar Rp 1000 per hari untuk kendaraan roda dua dan Rp2000 untuk kendaran roda empat. Bagi pengendara yang keluar-masuk kampus berulang kali, cukup menscan tanpa membayar lagi. 

Kedua, menggunakan simcard. Sistem pembayarannya dilakukan setiap bulan.

Menurut Ayi, pendapatan per bulan tarif parkir 60 persen untuk kampus dan 40 persen untuk pengusaha. Namun, aturan itu belum definitif. Ketika sudah deal, uang itu masuk ke Pengelola Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU).

Sebelumnya, pihak UIN Bandung memasang tarif parkir tamu Wisuda 2014 sebesar Rp25.000. Dilansir binpers.com,  pada acara wisuda tersebut, pihak UIN Bandung mematok tarif parkir sebesar Rp25.000 per unit kendaraan yang masuk ke area kampus dengan tanda parkir stempel UIN.*

» Hatur Nuhun sudah baca Masuk Kampus UIN Bandung Harus Bayar Parkir

Previous
« Prev Post

0 Response to "Masuk Kampus UIN Bandung Harus Bayar Parkir"