Pemkot Bandung Larang Warga Galang Dana Agustusan di Jalanan

Posted by Bandung Aktual on August 4, 2016 | Follow @bandungaktual

Pemkot Bandung Larang Warga Galang Dana Agustusan di Jalanan
BandungAktual.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melarang warganya menggalang dana sumbangan untuk kegiatan Agustusan di jalanan.

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, aksi penggalangan dana di jalanan juga berpotensi membahayakan keselamatan panitia Agustusan yang biasa dipegang Karang Taruna (Karta).

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Aji Sugiat, berharap kebiasaan menggalang dana Agustusan di jalanan ini segera ditinggalkan.

"Ya lebih bagus janganlah turun ke jalan, bawa kotak sumbangan atau berjualan di tengah jalan. Itu 'kan bahaya juga buat mereka. Bikin sesuatu yang lebih kreatif, harus dicoba tinggalkan kebiasaan itu," ujar Aji di Bandung, Kamis (4/8/2016).

Penggalangan dana di jalan raya untuk untuk acara peringatan HUT RI itu pun dinilai tidak mask akal. Pasalnya, Pemkot Bandung telah menyediakan anggaran sebesar Rp100 juta tiap RW melalui Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK).

Pada Agustus tahun lalu, Wali Kota Bandung Ridwan juga mengimbau agar panitia HUT RI tidak menggalang dana kegiatann 17 Agustusan di jalanan. Terlebih panitia yang terdiri dari Karang Taruna setiap wilayah di Kota Bandung bisa meggunakan dana dari PIPPK.

"Jadi saya imbau tidak usah menggalang dana di jalanan, kan sudah dikasih anggaran Rp100 juta per RW,” katanya saat itu.

"Jadi kalau ada Agustusan, Karang Taruna ngambil dari situ jatahnya. Itu untuk kegiatan-kegiatan. Jadi jangan ada lagi minta-minta di jalan,” tegasnya.

Imbauan Polisi

Pihak kepolisian juga mengimbau warga Kota Bandung untuk tidak meminta sumbangan menjelang perayaan 17 Agustus di pinggir jalan. Aksi galang dana di jalan itu dinilai akan mengganggu masyarakat lain.

"Kami tidak melarang, karena tidak ada peraturan secara tertulis untuk kegiatan itu. Hanya saja, kami mengimbau alangkah baiknya tidak dilakukan,” ujar Wakapolrestabes Bandung, AKBP Gatot Sujono, Rabu (3/8).

"Yang dikhawatirkan itu meminta dengan cara kriminal seperti memaksa dengan senjata tajam atau mabuk-mabukan, itu kan membuat resah, yang lewat akan takut. Padahal yang namanya sumbangan itu kan sukarela,” katanya.

Gatot mengaku tidak segan-segan untuk menindak jika ada masyarakat yang memaksakan meminta sumbangan dengan cara-cara kriminal. “Kalau sampai meminta dengan cara kriminal, tentunya akan ditindak secara hukum,” katanya.

Melalui Brigadir RW dan Bhabinkamtibmas di setiap wilayah, pihak kepolisian akan melakukan sosialisasi dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan meminta sumbangan di jalan.(antara/kompas/pojoksatu).*

» Hatur Nuhun sudah baca Pemkot Bandung Larang Warga Galang Dana Agustusan di Jalanan

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pemkot Bandung Larang Warga Galang Dana Agustusan di Jalanan"