Pengamen Punk di Angkot Bandung Resahkan Warga

Posted by Bandung Aktual on August 11, 2016 | Follow @bandungaktual

Pengamen Punk di Angkot Bandung Resahkan Warga
BandungAktual.com -- Pengamen berdandan punk di angkutan kota (angkot) kota Bandung meresahkan warga. Para penumpang angkot mengeluhkan ulah pengamen yang muncul di jam-jam padat tersebut.

Di kawasan Bandung Timur mulai dari Arcamanik hingga Terminal Cicaheum misalnya, pengamen punk muncul saat orang berangkat kerja. Mulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Sementara sore hari, mereka muncul sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Mereka nyelonong masuk ke dalam angkot yang sedang berhenti karena macet, lalu bernyanyi dengan bermodalkan tepuk tangan.

Penumpang, terutama perempuan, merasa ketakutan dan tidak nyaman dengan kehadiran pengamen berdandan punk ini. Warga berharap pemerintah bisa menertibkan para pengamen tersebut agar tidak menganggu kenyamanan bertransportasi umum. 

"Ya mudah-mudahan pemerintah bisa menangkap mereka. Meresahkan. Kalau pengamen biasa sih enggak apa-apa ya. Apalagi kalau nyanyinya bagus,enakeun," ucap seorang penumpang, Nunung, dikutip detik.com.

Pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung mengaku kerap menerima laporan dari masyarakat yang mengeluhkan tingkah pengamen berdandan punk yang beraksi di dalam angkot. Para pengamen ini berucap kata-kata kotor jika tidak diberi uang oleh penumpang.

"Kami sering menerima laporan. Tidak secara detail mengungkapkan alasannya. Tapi dengan warga melaporkan, berarti warga tidak nyaman dan terganggu dengan keberadaan mereka," ujar Ketua Pelaksan Bidang Rehabilitasi Dinsos Kota Bandung, Galuh Karsanah, Kamis (11/8/2016).

Pemkot Bandung sebenarnya sudah lama melarang keberadaan gepeng dan pengemis melalui Peraturan Daerah No. 03 Tahun 2005 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3) atau Perda K3.

Dalam Pasal 15 Perda K3 tersebut disebutkan, pemerintah daerah melakukan penertiban terhadap tuna susila, anak jalanan, gelandangan, pengemis, dan tuna wisma. Pemda juga mengupayakan pemulangan tuna wisma,pengemis, pengamen, tuna susila, dan orang telantar dalam perjalanannya ke daerah asalnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bahan pernah memimpin razia gelandangan, pengemis, dan pengamen yang dilakukan Personel gabungan dari Satpol PP, Polrestabes, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kebakaran, dan Dinas Sosial (Dinsos).*

» Hatur Nuhun sudah baca Pengamen Punk di Angkot Bandung Resahkan Warga

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pengamen Punk di Angkot Bandung Resahkan Warga"