Pungli, Kanit Reskrim Polsek Bandung Kidul Ditangkap

Posted by Bandung Aktual on October 20, 2016 | Follow @bandungaktual

Pungli, Kanit Reskrim Polsek Bandung Kidul DitangkapAKP Darius Elimanafe diduga melakukan pemerasan sebesar Rp1,050 miliar. Kapolsek, Wakapolsek, dan Kepala Unit Lain Juga Mendapatkan Bagian.


BandungAktual.com -- Kepala Unit Reskrim Polsek Bandung Kidul Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Darius Elimanafe, tertangkap tangan oleh Bidpropam Polda Jawa Barat melakukan praktik pungli.

Kepala Polda Jawa Barat Irjen Bambang Waskito yang membuka identitas oknum perwira polisi tersebut kepada wartawan, Kamis (20/10/2016), menyebutkan kasus ini sangat memalukan. "Sangat memalukan instansi Polri," katanya.

Bambang menyebutkan, AKP Darius Elimanafe ditangkap setelah dilaporkan oleh korbannya, Tommy Senjaya. AKP Darius diduga menyalahgunakan wewenang sebagai pejabat kepolisian karena meminta imbalan untuk menangguhkan penahanan Tommy. "Perkara penganiayaan," ucap Bambang dikutip Kompas.

AKP Darius Elimanafe yang tertangkap tangan melakukan praktik pungutan liar (pungli) Selasa (18/10/2016), ditahan Propam Polda Jawa Barat untuk diperiksa lebih lanjut.

Diberitakan Harian Terbit, Kanitreskrim Polsek Bandung Kidul, AKP Darius Elimanafe SH, ditangkap tim gabungan Subbidpaminal Bidpropam dan Subidprovos Bid Propam Polda Jabar karena diduga melakukan pemerasan sebesar Rp 1,050 miliar. 

Korbannya, Tommy Senjaya, adalah tersangka kasus penganiayaan yang diajanjikan tidak ditahan. Paman Tommy pun memenuhi dengan harapan agar Tommy tidak ditahan. 

"Jumlahnya Rp 1,050 miliar ini dalam perkara penganiayaan (yang ditangani AKP DE) untuk proses penangguhan (korban). Jadi AKP DE menyalahgunakan wewenang berupa melakukan pemerasan terhadap tersangka atas nama Tomi," kata Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito, Kamis (20/10).

Disebutkan, pada Selasa 18 Oktober 2016, sekitar pukul 14.00 WIB, Subag Yanduan Bid Propam Polda Jabar menerima Laporan atas nama pelapor Tommy Senjaya yang mengaku diperas oleh AKP Darius Elimanafe, S.H dan telah menyerahkan uang penangguhan penahanan sebesar Rp. 1.050 miliar.

Awal mula kejadian berawal saat Tomi dan Pramandani ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penganiayaan sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/198/X/2016/JBR/Restabes Bdg/Sektor Bdg Kidul tanggal 5 Oktober 2016 atas nama pelapor Tan Kwie Oensantoso dalam perkara penganiayaan yang dilakukan Tomi dan Pramandani pada 6 Oktober 2016. 

Tommy pun ditahan. Saat melakukan pemeriksaan terhadap Tomi, AKP Darius Elimanafe meminta Toyota Fortuner VRZ agar Tomi tidak ditahan. Namun, saat itu Tomi tidak menjawab.

Kamis 6 Oktober 2016, pukul 09.00 WIB, paman Tomi bernama Candra datang ke Polsek dan memberitahukan AKP Darius Elimanfe meminta uang sebesar Rp.1,2 Milyar jika Tomi ingin keluar. Setelah negosiasi akhirnya paman korban Candra hanya diminta Rp. 1.050 miliar.

Sore hari sekira pukul 16.30 WIB, Candra) dan AKP Darius Elimanafe berangkat kerumah makan Wajan di Komplek Batununggal Kota Bandung untuk bertemu dengan Yongki (Kakak Tomi) yang sudah menyiapkan uang sesuai kesepakatan yaitu sebesar Rp1.050 miliar.

Setelah bertemu AKP Darius Elimanafe menyuruh Yongki memasukan uang tersebut kedalam bagasi mobil AKP Darius Elimanafe.

AKP Darius Elimanafe mengaku dirinya menerima uang dari keluarga korban sebesar Rp250 juta. Uang tersebut sebagian sudah dibagikan kepada beberapa pihak, dengan rincian Kapolsek Rp50 Juta, Wakapolsek sebesar Rp12,5 juta, penyidik yang menangani sebesar Rp35 juta, timsus Rp7 juta, para Kanit dan Paniit (Sabhara, Intelkam, Binmas, Provos dan Lalu lintas) masing-masing Rp500 ribu.

Barang bukti yang diamankan berupa uang sebesar Rp152.650.000 (diamankan di ruangan AKP Darius Elimanafe, uang tunau sebesar Rp49.200.000 (dimanakan dari Kapolsek Bandung Kidul Kompol Wasikin), uang sebesar Rp12.000.000,- (diamankan dari Wakapolsek Bandung Kidul AKP Sehingga). Jumlah total uang yang diamankan sebesar Rp213.850.000.

"Pelakunya sudah ditangkap dan diperiksa sekarang. Kita masih telusuri. Apakah sisa uang untuk dibelikan mobil atau ditambah mobil," tambah Kapolda. (Kompas/Harian Terbit).*

» Hatur Nuhun sudah baca Pungli, Kanit Reskrim Polsek Bandung Kidul Ditangkap

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pungli, Kanit Reskrim Polsek Bandung Kidul Ditangkap"