Kasus Essien dan Cole Terkendala Izin Kemenaker dan Rekomendasi BOPI-PSSI

Posted by Bandung Aktual on April 18, 2017 | Follow @bandungaktual

Kasus Essien dan Cole Terkendala Izin Kemenaker dan Rekomendasi BOPI-PSSI
Pengurusan KITAS Essien dan Cole terkendala pihak Kemenaker, BOPI, dan PSSI.

BandungAktual.com -- Kantor Imigrasi Kelas I Bandung memberikan teguran kerasa kepada Persib Bandung terkait Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dua pemain bintangnya, Michael Essien dan Carlton Cole.

Pihak imigrasi mengungkapkan, manajemen Persib belum mengajukan KITAS untuk Essien dan Cole.

"Sampai dengan saat ini Selasa 18 April 2017, PT Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB) selaku penjamin belum mengajukan permohonan alih status izin tinggal kunjungan ke izin tinggal terbatas," tulis Kepala Imigrasi Kelas I Bandung, Maulia Purnamawati, dalam rilis resminya.

Disebutkan, proses alih status izin tinggal kunjungan ke KITAS memakan waktu 11 hari kerja. Permasalahan ini bukan hanya di Persib, tapi juga masalah klub lain yang mempekerjakan pemain asing.

"Kantor Imigrasi Kelas I Bandung akan segera mengambil tindakan, yaitu teguran keras berupa surat peringatan kepada PT Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB) selaku penjamin untuk tidak lagi memainkan pemain asing yang belum mendapatkan izin bekerja dan izin tinggal terbatas," tegasnya.

Pihak Imigrasi Bandung juga sudah memeriksa Essien dan Cole, Selasa (18/4/2017). Menurut Maulia, kedua marquee player Persib itu mengaku tidak mengetahui proses perizinan yang dilakukan manajamen Persib.

Dimainkannya Essien dan Cole saat Persib melawan Arema FC pada laga pembuka Liga 1 berdasarkan surat rekomendasi dari operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Manajemen Persib menjelaskan, pihaknya belum mengajukan permohonan KITAS karena Persib belum mendapat Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). 

Izin Kemenaker merupakan salah satu syarat pengajuan KITAS.

Namun, Kemenaker tidak akan mengeluarkan IMTA jika tak mendapat rekomendasi dari PSSI dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Rekomendasi baru bisa dikeluarkan PSSI jika rekomendasi BOPI sudah keluar.

Sekretaris tim Persib, Yudiana, menjelaskan, pihaknya tidak bisa melangkah lebih jauh soal pengajuan KITAS. Sebabnya, IMTA pun belum keluar karena BOPI belum mengeluarkan surat rekomendasi.

"Tahapannya dalam tim sepak bola kita sudah mengajukan izin ke Kementrian Tenaga Kerja, tapi dari tenaga kerja harus ada rekomendasi dari PSSI, kita sudah tempuh untuk mengurus IMTA dan RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing),” papar Yudi.

"Dari Persib langsung ditindak lanjut ke BOPI untuk minta rekomendasi, bentuk IMTA dan RPTKA untuk pemain asing, sampai saat ini BOPI belum mengeluarkan dengan alasan ada di Ketua Umum (Noor Aman) dengan tim verifikasi,” tambahnya.

Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengatakan, dirinya yakin masalah administrasi yang mengganjal Essien dan Cole akan segera rampung. 

Bahkan, Janur optimistis Essien dan Cole sudah bisa diturunkan saat Maung Bandung menghadapi PS TNI di Stadion Pakansari, Sabtu (22/4/2017). 

Menurut Djanur, waktu yang ada cukup untuk menuntaskan pengurusan KITAS Essien dan Cole.

“Kan waktunya lama ya, masa sih ngurus KITAS saja harus makan waktu lebih dari satu minggu. Jadi jujur, saya optimis bisa selesai,” jelasnya. (simamaung.com/persib.co.id).*

» Hatur Nuhun sudah baca Kasus Essien dan Cole Terkendala Izin Kemenaker dan Rekomendasi BOPI-PSSI

Previous
« Prev Post

0 Response to "Kasus Essien dan Cole Terkendala Izin Kemenaker dan Rekomendasi BOPI-PSSI"