Gerindra Ungkap Alasan Tak Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018

Posted by Bandung Aktual on May 5, 2017 | Follow @bandungaktual

Gerindra Ungkap Alasan Tak Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018
Gerindra menilai etika politik Emil kurang baik -- ibarat kacang lupa kulit, melupakan Gerindra setelah menjabat Wali Kota Bandung.

BandungAktual.com -- Setelah Ridwan Kamil mengungkapkan alasan tidak maju bersama Gerindra dan PKS di Pilgub Jabar 2018, melainkan bersama Partai NasDem, kini giliran pihak Gerindra yang menjelaskan alasan tak usung Wali Kota Bandung itu di Pilkada Jabar 2018.

Partai Gerindra bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil mengantarkan Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung setelah memenangi Pilwalkot Bandung 2013.

Menurut Wakil Ketua Partai Gerindra Jawa Barat, Bucky Wikagoe, salah satu alasan Gerindra tidak mau mencalonkan lagi Emil --sapaan Ridwan Kamil, karena etika politik Emil kurang baik. 

Menurut Bucky, Emil ibarat kacang lupa kulit; melupakan Gerindra setelah menjabat Wali Kota.

"Seandainya Ridwan Kamil menunjukkan konsistensinya kepada Gerindra; komunikasi dia bangun. Coba kita lihat selama Pak Ridwan Kamil menjadi Wali Kota, apakah pernah sowan (bersilaturahmi; bertemu) ke Pak Prabowo (Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra). 'Kan, ini soal etika," katanya kepada VIVA.co.id di Bandung, Kamis (4/5/2017).

Bucky Wikagoe
Bucky Wikagoe.*
Bucky mencontohkan kasus serupa, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dicalonkan Gerindra bersama PDIP sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo pada 2012. Namun, setelah itu Ahok melupakan Gerindra.

Dikemukakannya, Ahok dahulu hanya politikus biasa yang kurang begitu dikenal publik. Prabowo dan Gerindra kemudian melambungkan namanya ketika Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.

"Dulu Ahok bukan siapa-siapa, tapi karena Gerindra dan Pak Prabowo sekarang jadi siapa-siapa. Begitu juga Ridwan Kamil, sekarang menjadi siapa-siapa, ketika menggunakan perahu Gerindra dan ada peran Prabowo," ujarnya Bucky yang menyatakan siap maju di Pilwalkot Bandung 2018.

Gerindra sendiri belum mengumumkan bakal calon yang akan diusungnya di Pilgub Jabar 2018. Gerindra menginginkan mencalonkan kader sendiri, tetapi tak akan memaksa andai kader itu popularitas dan elektabilitasnya rendah.

Gerindra akan berkoaliasi dengan PKS di Pilgub Jabar 2018 dan melirik Deddy Mizwar sebagai opsi calon yang akan diusung.

"Jadi, sebenarnya bukan mutlak harus kader. Di Gerindra juga realistis, seandainya memang tidak ada kader yang pantas dimajukan walaupun sekarang prioritas," katanya.

Emil yang memutuskan menerima tawaran Partai Nasdem untuk dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Barat menepis tudingan bahwa ia melupakan Gerindra dan PKS.

Emil menjelaskan alasannya menerima tawaran Nasdem dan tidak dengan PKS serta Gerindra karena kedua partai yang disebut terakhir mengajukan syarat yang tak bisa dipenuhinya. Gerindra, katanya, mengajukan syarat dia harus menjadi kader partai itu kalau ingin dicalonkan gubernur Jawa Barat.

"Partai itu, misalnya, Gerindra mensyaratkan saya jadi kadernya. PKS mendahulukan (akan mencalonkan) kadernya," katanya.*

» Hatur Nuhun sudah baca Gerindra Ungkap Alasan Tak Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018

Previous
« Prev Post

0 Response to "Gerindra Ungkap Alasan Tak Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018"