Pilgub Jabar 2018: Ridwan Kamil Dinilai Kurang Komunikasi

Posted by Bandung Aktual on September 1, 2017 | Follow @bandungaktual

Pilgub Jabar 2018: Ridwan Kamil Dinilai Kurang Komunikasi
WALI KOTA Bandung Ridwan Kamil dinilai kurang komunikasi dengan partai politik. Padahal, RK baru mendapat dukungan Partai NasDem yang hanya punya lima kursi di DPRD Jabar dari 20 kursi yang dibutuhkan untuk maju di Pilgub Jabar 2018.

Penilaian itu dikemukakan Ketua Tim Pilkada Daerah (TPD) Hanura‎ Jabar, Budi Hermansyah.

Menurun Budi, setelah beberapa bulan diusung NasDem, tidak ada progres dalam artian tambahan dukungan partai lain untuk Ridwan Kamil.

"Secara personal kami melihat RK kurang komunikasi dengan partai. Hingga saat ini setelah diusung Nasdem kami lihat belum ada progress, berarti harus ada yang dievaluasi," katanya dikutip Pikiran Rakyat.

Budi mempertanyakan kegiatan Ridwan Kamil selama berbulan-bulan kekosongan tambahan dukungan.

"Apa RK pernah silaturahmi ke partai-partai? Beda dengan yang lain. Tapi saya tidak mau membandingkan. Kita gimana mau bangun komunikasi kalau tidak tahu agendanya RK," jelasnya.

Hanura menilai, figur populer bukan jaminan menjadi daya tarik mendapat dukungan partai. Pasalnya, figur bisa datang dan pergi, namun partai itu jelas, memiliki agenda strategis.

"Kami tidak akan pusing soal figur. Banyak yang lebih penting bagi partai. Figur bukan segalanya, tapi etika figur yang akan kami hormati. Etika itu penting untuk komunikasi politik," katanya.

Ditegaskan Budi, sampai saaat ini pihaknya tidak tahu agenda politik Ridwan Kamil, padahal itu penting.

"Jangan sampai kita udah usung (RK) lupa, ada pengalaman dan catatan (RK mangkir dari partai pendukung pada pilwalkot). Saya tidak akan sebut, tapi ada catatan, kita semua tahu persis. Oke pilkada pillihan rakyat, tapi partai juga punya rakyat yang jelas dan tidak abstrak," ucap dia.

Dia pun berharap, jika RK ingin didukung banyak partai maka berilah keyakinan pada partai. Dan jaminan bahwa dia tidak akan berpindah ke lain hati.

"RK harusnya memberikan jaminan dan keyakinan kepada kami, bahwa dia tidak akan melakukan hal yang sama, sehingga bikin kecewa partai pengusung. Dan untuk komunikasi ini ada waktu sampai Desember,"ucap dia.

Cagub Pilgub Jabar 2018
Di Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil diprediksi bersaing dengan pasang Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu yang diusung PKS-Gerindra dan Dedi Mulyadi (PDIP-Golkar).

RK bisa maju sebagai Cagub Jabar jika mendapat dukungan dari partai lain selain NasDem, yakni Hanura, PPP, PAN, Demokrat, dan PKB yang belum menentukan calon. 

Sejauh ini baru PKB yang menyatakan bergabung dengan NasDem untuk mengusung Ridwan Kamil. Gabungan NasDem-PKB baru menghasilkan 12 kursi sehingga masih kekurangan 8 kursi.

Menurut Ketua DPW Nasdem Jabar, Saan Mustopa, pihaknya harus bisa meyakinkan PPP untuk bisa bergabung dengan koalisi NasDem-PKB untuk memenuhi persyaratan pengusungan.*

» Hatur Nuhun sudah baca Pilgub Jabar 2018: Ridwan Kamil Dinilai Kurang Komunikasi

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pilgub Jabar 2018: Ridwan Kamil Dinilai Kurang Komunikasi"