Aksi Mogok Angkutan Umum se-Bandung Raya Ditunda

Posted by Bandung Aktual on October 9, 2017 | Follow @bandungaktual

Aksi Mogok Angkutan Umum se-Bandung Raya Ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Aksi Mogok Angkutan Umum se-Bandung Raya Ditunda
Rencana mogok dan demonstrasi sopir angkutan umum se-Bandung Raya ditunda. Semula, para sopir angkutan umum termasuk angkot akan mogok masal pada 10-13 Oktober 2017.

Surat pemberitahuan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) menyatakan, untuk sementara aksi mogok ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Dilansir laman Pikiran Rakyat, keputusan penundaan aksi mohok itu berdasarkan hasil audiensi yang dilakukan WAAT Jabar dengan Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, Kadishub Jawa Barat, Kapolrestabes Bandung, dan instansi terkait lainnya di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jumat (6/10/2017).

Dalam surat yang dipublikasikan Minggu 8 Oktober 2017 tersebut disebutkan, Pemprov Jabar mendukung aspirasi yang akan disuarakan dalam demonstrasi angkutan umum.

Namun, pelaksanaannya yang semula direncanakan tanggal 10-13 Oktober 2017 ditangguhkan sampai terealisasinya hasil kesepakatan.

Sebelumnya, WAAT menyatakan, angkutan umum se-Bandung Raya akan menggelar demonstrasi itu di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Demonstrasi digelar dengan tujuan membekukan pengoperasian taksi plat hitam berbasis online.

Rencananya, demonstrasi tersebut tak hanya dilakukan sopir angkot, namun juga melibatkan sopir taksi konvensional serta bus angkutan kota dalam provinsi.

Aksi serupa dilakukan para sopir angkutran umum pada 9 Maret 2017 dengan tuntutan serupa, yakni meminta pemerintah mencabut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016. 

Peraturan tersebut dinilai diskriminatif terhadap angkutan umum plat kuning dan menimbulkan konflik horizontal antara sopir angkutan umum dengan angkutan umum berbasis online.*

» Hatur Nuhun sudah baca Aksi Mogok Angkutan Umum se-Bandung Raya Ditunda

Previous
« Prev Post

0 Response to "Aksi Mogok Angkutan Umum se-Bandung Raya Ditunda"