Nova Arianto Kritik Bobotoh Doakan Persib Bandung Terdegradasi

Posted by Bandung Aktual on October 23, 2017 | Follow @bandungaktual

Nova Arianto Kritik Bobotoh Doakan Persib Bandung Terdegradasi
Persib Bandung terancam degradasi di Liga 1. Banyak kehilangan poin di laga kandang, saat ini Maung Bandung di posisi 12 klasemen dengan 38 poin.

Mantan pemain Persib, Nova Arianto, turut merasakan apa yang dirasakan Bobotoh Persib. 

Dilansir Bobotoh.id, melalui akun Instagramnya, Nova menunggah foto klasemen sementara Liga 1 hingga pekan ke-31.

"Sedih pasti, karena no 12 bukan tempat yang layak buat Persib," tulis Nova.

Kesedihan Nova terkait kondisi Persib saat ini tak seberapa dibandingkan dengan ulah segelintir bobotoh yang mendoakan Persib terdegradasi.

Dikatakan Nova, Persib Bandung saat ini membutuhkan doa dari semua pihak agar bisa kembali bangkit.

"Saya lebih sedih dan kecewa membaca bobotoh mendoakan Persib degradasi, kecewa boleh tapi doakannya selalu yang terbaik buat Persib karena Persib butuh doa dan dukungan bobotoh semua," katanya dikutip laman Super Skor.

Akibat kecewa berlebihan terhadap Persib Bandung yang susah menang, banyak Bobotoh yang "nyungkun" dengan "mendoakan" Pangeran Biru degradasi sekalian. Sikap putus asa itulah yang dikritik Nova.

Persib Bandung harus meraih hasil maksimal di empat laga sisa untuk mengembalikan mental pemain dan dukungan Bobotoh.

Prestasi Persib Bandung juga akan berdampak pada rasa bangga dan penjualan jersey serta sponsor yang akan mendukung finansial Maung Bandung.

Dua laga kandang kontra Mitra Kukar dan Perseru Serui wajib dimenangi Maung Bandung. Dua laga lainnya sangat berat, yakni kontra Persija dan Borneo FC, karena bermain di kandang lawan.

Bobotoh akan memaklumi jika Persib imbang atau kalah di kandang lawan, namun tidak ada maaf jika Persib imbang dan kalah di kandang sendiri.*

» Hatur Nuhun sudah baca Nova Arianto Kritik Bobotoh Doakan Persib Bandung Terdegradasi

Previous
« Prev Post

0 Response to "Nova Arianto Kritik Bobotoh Doakan Persib Bandung Terdegradasi"