Coretan Lafaz Allah di Trotoar Jalan Leuwipanjang Kota Bandung Dilakukan Orang Gila

Posted by Bandung Aktual on April 18, 2018 | Follow @bandungaktual
Coretan Lafaz Allah di Trotoar Jalan Leuwipanjang Kota Bandung Dilakukan Orang Gila
Warga di sekitar Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, dihebohkan dengan tulisan lafaz Allah di sejumlah titik trotoar.

Foto trotoar di Kota Bandung yang penuh coretan lafadz Allah itu viral di media sosial. 

Foto tersebut menyebar dengan tulisan 'Ini lokasi di leuwi panjang, tersebar lafadz Allah sebagai bahan injakan di trotoar jalan'.

Seorang pedagang di sekitar lokasi, Wawan (38), membenarkan adanya tulisan "Allah" di depan lapaknya berjualan.

"Iya kemarin-kemarin juga ada. Tapi saya enggak terlalu memperhatikan. Baru memperhatikan waktu tadi ada yang beli terus nunjukkan foto itu," ujarnya.

Kabag Humas Setda Kota Bandung, Yayan Briliyana, mengatakan tulisan tersebut sudah dihapus oleh aparat kewilayahan Kecamatan Bojongloa Kidul.

"Tadi pagi aparat kewilayahan bersama petugas Dishub Kota Bandung sudah langsung datang ke lokasi untuk membersihkannya," jelas Yayan.

Yayan mengatakan tulisan tersebut sengaja dihapus lantaran bertentangan dengan norma agama. "Tentunya ini bertentangan dengan syariat Islam, karena tidak sesuai peruntukannya," ujarnya.

Sekretaris Kecamatan Bojongloa Kidul, Rajasa Brutu, menuturkan, lafaz Allah di trotoar jalan itu pertama kali diketahui staf Linmas yang kebetulan sedang melintas di sekitar Leuwipanjang Senin, 16 April 2018.

"Staf linmas sekitar jam 4 sore sedang melintas di jalan kemudian melaporkan ke kecamatan dan dihapus pada saat itu juga," kata Rajasa.

Setelah diselidiki, pelaku yang melakukan aksi pembuatan lafaz Allah itu diketahui bernama Wiwi Wikarmaji, berusia sekitar 40 tahun. 

Pria itu merupakan warga RT 07/04 Kelurahan Situsaeur. Wiwi menggoreskan trotoar menggunakan batu bata merah sepanjang 5 meter.

Karena dianggap meresahkan, Wiwi kemudian sempat dibawa ke Puskesmas Kopo. Berdasarkan keterangan puskesmas, lanjut Rajasa, Wiwi merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Penyakitnya sudah lebih dari 10 tahun dan sering berobat ke Rumah Sakit Jiwa," ungkap Rajasa.

Setelah dilepaskan, Wiwi ternyata masih berkeliaran. Bahkan, hingga malam hari pihak kecamatan mengecek, Wiwi tidak menunjukkan diri.

Kemudian, pagi harinya beredar foto lafaz di trotoar jalan yang ramai diperbincangkan di media sosial. Lalu, pihak kecamatan kembali berkeliling untuk mencari pelaku.

"Kebetulan saat linmas melintas dia ada lagi, siang sekitar jam 11. Kemudian petugas berkoordinasi dengan Polsek diupayakan untuk dibawa," ujarnya.

Agar tidak salah paham, Rajasa menegaskan bahwa sang pelaku merupakan ODGJ. Bahkan, pihak RT di lingkungan Wiwi tinggal membenarkan aktivitas pelaku.

Menurut keterangan, di sekitar rumahnya Wiwi suka bikin lafaz Allah di dinding. "Menurut pengakuan RT-nya dia sering begitu, tapi memang pintar agama. Kadang suka salat di tengah jalan dan lebih seringnya tinggal di jalan," jelasnya.

Pemkot Bandung mengimbau agar masyarakat turut menjaga sarana prasarana publik serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan dengan tidak melakukan aksi yang akan memicu gangguan seperti aksi tersebut.

"Imbauan kepada masyarakat tetap tenang, serahkan kepada aparat dan jangan terprovokasi," kata Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung, Yayan Briliyana. (detik/cnnindonesia/liputan6).*

» Hatur Nuhun sudah baca Coretan Lafaz Allah di Trotoar Jalan Leuwipanjang Kota Bandung Dilakukan Orang Gila

Previous
« Prev Post

0 Response to "Coretan Lafaz Allah di Trotoar Jalan Leuwipanjang Kota Bandung Dilakukan Orang Gila"