KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Lahan RTH Bandung, 2 Eks DPRD 1 Kepala Dinas

Posted by Bandung Aktual on April 21, 2018 | Follow @bandungaktual
KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Lahan RTH Bandung, 2 Eks DPRD 1 Kepala Dinas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung pada 2012 dan 2013.

Dua di antara tersangka korupsi RTH itu merupakan anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 yakni Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet. Keduanya kader Partai Demokrat.

Seorang tersangka lainnya Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung, Hery Nurhayat.

Menrut Ketua KPK, Agus Rahardjo, ketiga tersangka diduga menggelembungkan anggaranpembelian lahan untuk RTH di Mandalajati dan Cibiru. Perkiraan kerugian negara akibat dugaan korupsi ini masih dihitung, namun penghitungan sementara nilai kerugian akibat perbuatan ketiga orang itu mencapai Rp26 miliar.

Dalam kasus ini, Tomtom merupakan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bandung dan Kadar Slamet menjabat Wakil Ketua Banggar. Keduanya diduga menyalahgunakan wewenang dengan meminta tambahan alokasi dana dan menjadi makelar pembebasan lahan.

Kepala Dinas DPKAD Hery diduga berperan membantu proses pencairan pembayaran dana untuk RTH. 

Menurut KPK, Hery mengetahui anggaran yang diminta itu tak sesuai dengan dokumen pembelian. Ia juga diduga tahu bahwa pembayaran dilakukan bukan kepada pemilik lahan melainkan ke makelar.

Agus pun mengatakan, penetapan ketiga tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa 72 saksi dari PNS di lingkungan Dinas DPKAD Kota Bandung, bekas Camat Mandalajati, Lurah Pasir Impun, eks Lurah Karang Pamulang, Kecamatan Swasta, serta guru, pekerja dan pihak swasta.

Menananggapi dua kadernya jadi tersangka korupsi RTH, Ketua DPC Demokrat Kota Bandung, Entang Suryaman, mengaku prihatin.

Entang menegaskan, Tomtom dan Kadar bukan lagi pengurus partai, meskipun masih menjadi kader Partai Demokrat Kota Bandung.

"Saya baru tahu adanya hal ini dari media massa. Kami prihatin dengan terjadinya hal ini, tapi saya garisbawahi bahwa pak Tomtom dan pak Kadar bukan lagi pengurus pada masa kepemimpinan saya. Karena saya baru menjabat selama satu bulan," ujarnya.

Bagi Kadar Slamet, terlibat kasus korupsi merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, dalam kasus korupsi dana hibah Pemkot Bandung 2012, Kadar dijatuhi hukuman satu tahun dan empat bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung. 

Saat itu majelis hakim menilai Kadar terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana hibah Pemkot Bandung tahun anggaran 2012 yang diberikan pada Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera (YHBS) sebesar Rp 1,1 miliar dari total hibah yang diberikan Rp 2,175 miliar. (detikcom/tribunjabar).*

» Hatur Nuhun sudah baca KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Lahan RTH Bandung, 2 Eks DPRD 1 Kepala Dinas

Previous
« Prev Post

0 Response to "KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Lahan RTH Bandung, 2 Eks DPRD 1 Kepala Dinas"