April 29, 2018

Herrie Setyawan Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Persib Bandung

Bandung Aktual | April 29, 2018

Herrie Setyawan Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Persib Bandung
Asisten Pelatih Herrie Setyawan mengngkapkan alasan sebenarnya meninggalkan Persib Bandung sejak Kamis 26 April 2018.

Herrie mengatakan, alasan pekerjaan menjadi faktor utama dirinya mundur untuk meninggalkan posisi di jajaran kepelatihan skuat Maung Bandung

Dilansir Kompas.com, saat ini Herrie memang tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung. 

"Alasannya ya itu, bisa membaca sendiri saja. Namun, setidaknya Allah kasih yang terbaik buat saya. Saya harus kerja karena selama ini kan fokus saya terbagi antara Persib dan kerja (sebagai PNS)," ujar Herrie. 

"Apalagi 'kan Mario Gomez (pelatih) selalu latihan pagi, kadang saya pagi (ke kantor) ngisi absen (kehadiran), lalu pergi ke latihan, siangnya harus kerja lagi. Allah sudah kasih yang terbaik buat saya. Insya Allah saya bisa jalani, saya fokus ke pekerjaan," ujar Jose, sapaan akrabnya. 

Herrie menjadi asisten pelatih Persib sejak musim 2013-2014. Ia turut berkontribusi membawa Persib meraih dua gelar bergengsi ISL 2014 dan Piala Presiden 2015. 

"Sudah cukup bagi saya sebagai asisten, mungkin jalannya gusti Allah. Mudah-mudahan Allah kasih saya jalan lagi sebagai pelatih kepala entah di mana. Namun, untuk sekarang, saya fokus kerja dulu di Bandung," katanya. 

Jose menegaskan, dirinya tak punya masalah, baik dengan Marip Gomez, Fernando Soler, atau pemain. 

"Janganlah, ini kan lagi bagus, kondusif. Enggak kok saya enggak ada masalah dengan Gomez dengan Soler. Mereka baik kok, welcome ke saya. Persib lagi bagus, kondusif," ujar Herrie. 

Herrie pun mengklarifikasi bahwa ia tak dipecat oleh manajemen Persib. Keputusan itu, kata Herrie, merupakan kesepakatan antara dia dan petinggi klub. 

"Ini (keputusan) kan dari petinggi. Saya enggak diputus. Bukan pengunduran diri kata-katanya. Hanya saya lebih memilih ke pekerjaan saja. Kontrak sama Persib masih kok sampai Februari. Cuma saya pilih pekerjaan dulu," tutur Herrie.

Di bidang kepelatihan, Herrie sudah memiliki Linsensi A AFC sehingga bisa melatih klub Liga 1. Dilansir persib.co.id, Herrie resmi mendapatkan Lisensi Kepelatihan A AFC usai menjalani tahap kedua (akhir) kursus kepelatihan A AFC 18 November-1 Desember 2017.

"Alhamdulilah, ini semua sudah jalannya dari Allah. Ini, yang saya sangat cita-citakan dari dulu," ucap Herrie.

"Sebelumnya saya tidak pernah terbayang bisa mendapatkan lisensi A AFC seperti sekarang ini. Sekali lagi, Alhamdulilah, semua sudah ada yang mengatur," katanya.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon