April 13, 2018

Persib Disanksi Denda 45 Juta, Supardi 50 Juta dan Larangan Bertanding di 4 Laga

Bandung Aktual | April 13, 2018

Persib Disanksi Denda 45 Juta, Supardi 50 Juta dan Larangan Bertanding di 4 Laga
Persib Bandung disanksi denda Rp45 juta oleh Komdis PSSI akibat ulah oknum Bobotoh di pertandingan melawan Mitra Kukar 8 April lalu.

Selain itu, kapten tim Supardi nasir juga dijatuhi sanksi denda Rp50 Juta plus larangan bertanding di empat laga akibat menanduk wasit dalam laga tersebut.

Dilansir situs resmi Persib, sanksi denda djatuhkan Komite Disiplin PSSI akibat ulah oknum suporter yang melakukan pelemparan botol.

Sanksi denda bagi Persib dituangkan dalam surat keputusan Komite Disiplin PSSI tertanggal 11 April 2018 tentang Tingkah Laku Buruk Suporter. Disebutkan, Persib dijatuhi hukuman berupa denda sebesar Rp45 juta. Denda tersebut diberikan karena suporter terbukti melakukan pelanggaran.

"Bahwa tanggal 8 April 2018 bertempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung telah berlangsung pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung dan Mitra Kukar FC, dimana suporter Persib Bandung terbukti melakukan pelemparan kemasan air mineral ke dalam lapangan dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menengaskan terjadinya pelanggaran disiplin," demikisn isi surat Komdis PSSI.

Ditegaskan, Maung Bandung akan dijatuhi hukuman lebih berat jika pelanggaran kembali terjadi.

Ini merupakan denda kedua yang diterima Persi akibat ulah oknum suporter. Sebelumnya, Persib dijatuhi denda sebesar Rp 100 juta karena flare dan smoke bomb pada laga pekan pertama kontra PS TIRA 26 Maret lalu.

Supardi Didenda Rp50 Juta Plus Larangan Bertandingan 4 Laga 

Supardi Didenda Rp50 Juta Plus Larangan Bertandingan 4 Laga
Selain denda Rp45 juga bagi Panpel Persib, kapten tim Supardi Nasir juga dihukum larangan bertanding di empat laga plus denda Rp50 juta.

Maung Bandung pun harus kehilangan Supardi dalam empat laga ke depan, termasuk saat melawan Arema FC Minggu 15 April 2018.

Merunut kepada surat keputusan Komite Disiplin PSSI  tertanggal 11 April 2018, Supardi melakukan pelanggaran karena terbukti menanduk wasit Dwi Purba Adi Wicaksana saat pertandingan menghadapi Mitra Kukar.

"Merujuk kepada pasal 50 ayat 1 (b) dan ayat (2) Kode Disiplin PSSI. Sdr. Supardi dihukum larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan, pada pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung, tanggal 15 April 2018; Persib Bandung vs Borneo FC, tanggal 21 April 2018; Persija Jakarta vs Persib Bandung, tanggal 28 April 2018; Madura United vs Persib Bandung, tanggal 4 Mei 2018," tulis surat keputusan Komite Disiplin PSSI.

Selain dihukum empat laga, Komite Disiplin PSSI juga menjatuhi denda sebesar Rp. 50 juta. Persib masih bisa melakukan banding atas keputusan tersebut.

Supardi menanduk wasit akibat kehilangan kendali karena keputusan wasit yang dianggap keliru. Kejadian bermula saat Ghozali Siregar dijegal di dekat kotak penalti Mitra Kukar oleh bek Mitra Kukar, Wiganda Pradika, pada menit ke-42. Namun, wasit Dwi Purba malah menilai Ghozali yang melalukan pelanggaran.

Dianggap keliru, Supardi yang bertindak sebagai kapten kesebelasan melancarkan protes keras terhadap sang pengadil lapangan. Semenit berselang, wasit Dwi Purba pun memberikan kartu kuning terhadap Supardi.

Denda menjadi "hal biasa" bagi Persib Bandung akibat ulah oknum Bobotoh yang terus-menerus melakukan pelanggaran yang merugikan nama baik Bobotoh dan tim Maung Bandung. Longgarnya pengamanan di tribun penonton membuat oknum suporter leluasa bertingkah.

Polisi selama ini hanya mengamankan area lapangan dan sekitar stadion, tidak melakukan pengamanan di tribun penonton.

Musim lalu Persib Bandung kenda sanksi denda hingga Rp1 miliar akibat ulah oknum bobotoh. Musim ini, dari dua kali pelanggaran hingga pekan ketiga Liga 1 2018, total Persib sudah didenda Rp145 juta akibat oknum bobotoh di tribun penonton.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon