Antisipasi Teror, Pemkot Bandung Data Ulang Warga Pendatang

Bandung Aktual   May 15, 2018   Follow @bandungaktual
Antisipasi Teror, Pemkot Bandung Data Ulang Warga Pendatang
Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung M Solihin menginstruksikan aparat kewilayahan berkoordinasi dengan para RW untuk mendata ulang warga pendatang.

Pendataan dilakukan sebagai antisipasi untuk menekan aksi teror.

"Sudah diinstruksikan, sudah dikomunikasikan dengan aparat kerwilayahan. Nanti ada pertemuan dan terutama Disdukcapil mendata warga yang datang," kata Solihin dikutip kompas.com, Senin (14/5/2018).

Solihin memerintahkan agar para RW mendata para tamu di wilayahnya untuk menghadang para pelaku teror yang menyusup di tengah masyarakat.

"Kalau dari sisi KTP, pendataan warga kita tidak masalah karena terekam baik. Tapi 'kan ada warga yang datang berkunjung, bertamu lebih dari 1x24 jam wajib lapor ke RT dan RW," ungkapnya.

"Saya minta aparat kewilayahan koordinasi dengan RT-RW setempat karena mereka yang paling tahu. Untuk meminimalisir terjadinya penyusupan dari orang tidak bertanggung jawab. Kira rapatkan barisan untuk saling mengingatkan," tambahnya.

"Kejadian di Surabaya ini mengingatkan kita, jangan sampai terulang dan terjadi di Bandung," jelasnya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) merilis inovasi berbasis aplikasi bernama e-punten.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung Popong W. Nuraeni mengatakan, e-punten merupakan aplikasi kepanjangan dari pendaftaran penduduk tidak permanen. Aplikasi ini ditujukan mendata penduduk pendatang yang tinggal sementara waktu di Kota Bandung.

"E-punten ini singkatan dari pendaftaran penduduk tidak permanen, kemudian masyarakat luar kota Bandungnya mendaftar di situ, dia punya identitas dari mana di upload semua datanya segala macem. KTP, KK tinggal di upload aja," kata Popong.

Popong menuturkan pembuatan inovasi ini dilatarbelakangi tidak adanya data terkait jumlah pendatang di Kota Bandung. Padahal, Kota Bandung merupakan salah satu kota besar yang menjadi tujuan pendatang baik untuk bekerja ataupun menuntut ilmu.

Pendaftaran e-punten ini wajib bagi para pendatang yang ingin tinggal sementara di Kota Bandung. Nantinya, dengan mendaftar maka pendatang bisa mendapatkan fasilitas pelayanan publik seperti masyarakat yang terdaftar sebagai warga Kota Bandung.*


» Hatur Nuhun sudah baca Antisipasi Teror, Pemkot Bandung Data Ulang Warga Pendatang

Previous
« Prev Post

0 Response to "Antisipasi Teror, Pemkot Bandung Data Ulang Warga Pendatang"