Persib Diperlakukan Tidak Adil oleh PSSI dan PT Liga, Pelanggaran Terhadap Bojan Dibiarkan

Persib Diperlakukan Tidak Adil oleh PSSI dan PT Liga, Pelanggaran Terhadap Bojan Dibiarkan
PERSIB Bandung merasa diperlakukan tidak adil oleh PSSI dan PT Liga Indonesia. Pasalnya, pemain lawan tak pernah mendapat sanksi usai melakukan aksi tak terpuji pada satu pemain Maung Bandung.

Kasus terbaru, saat laga Persib vs Persipura, Sabtu (12/5/2018), bek Persib Bojan Malisic  disikut bek Mutiara Hitam, Abdoulaye Youssouf Maiga.

Sebelumnya, saat Persib melawan Arema FC di Malang 15 April 2018, Bojan juga ditanduk dengan sengaja oleh pemain Singo Edan, Arthur Cunha.

Sejauh ini tidak ada sanksi buat Maiga dan Cunha.

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, mengaku kecewa. Gomez menunjukan potongan video pertandingan melawan Persipura kepada pers.

Pelatih kebangsaan Argentina itu mengaku kesan lantaran tidak ada yang membahas soal kejadian yang merugikan timnya tersebut.

"Tidak ada orang yang membicarakan ini, jika kalian (media) tidak membicarakan soal ini di media kalian, saya tidak akan berbicara lagi sama kalian," ujar Mario Gomez dikutip bola.com.

Penerjemah Persib, Fernando Soler, menambahkan, Gomez kesal dan meminta media untuk membahas kejadian yang menimpa timnya. Gomez sengat merasa dirugikan dengan peristiwa tersebut.

"Minta Bantu, itu harus dikasih tahu kepada semua orang, dari mulai wasit, dari federasi, PT Liga, PSSI dan semua lawan," ujar Soler.

Namun, ketika disinggung apakah manajemen sudah mengajukan keberatan kepada komisi disiplin, Soler mengaku belum dan hanya diam saja menunggu.

"No, mereka (manajemen) diam saja, kita tidak tahu mereka berani atau tidak. Tapi ini keluarga kita, pemain kita harus dijaga, apalagi kemarin, Bojan ada kena itu (hidung), kalau hari Sabtu dia (Bojan) tidak bisa main bagimana," katanya.

"Dari wasit, PT LIB, PSSI semua terlihat melawan Persib. Bisa dilihat, kartu kuning ke kami sangat banyak. Supardi dilarang bertanding empat pertandingan. Tapi, lawan kami, Arema dan Persipura, tidak ada sanksi," kata Soler.

Soler menambahkan, seharusnya PSSI maupun operator kompetisi bisa lebih tegas dalam menindak pemain. Jangan sampai keputusan itu dibuat hanya untuk mementingkan tim tertentu. 

"Liga ini perlu perbaikan, bukan untuk kami tapi untuk kebaikan Indonesia," katanya.

Soler berharap ada sanksi untuk Arthur Cunha dan Abdoulaye Maiga kejadian serupa tidak terulang. Terlebih Liga 1 2018 baru memasuki pekan kesembilan.

"Manajamen Persib saya kira belum melakukan laporan. Kami juga tidak tahu, apa mereka (manajemen Persib) berani atau tidak. Yang pasti kami perlu menjaga pemain" ujarnya.*

Related Posts

Show comments
Hide comments

0 Response to "Persib Diperlakukan Tidak Adil oleh PSSI dan PT Liga, Pelanggaran Terhadap Bojan Dibiarkan"

Post a Comment