May 17, 2018

Persib Jadwalkan Laga Uji Coba Pengganti Kontra Persebaya yang Ditunda

Bandung Aktual | May 17, 2018

Persib Jadwalkan Laga Uji Coba Pengganti Kontra Persebaya yang Ditunda
Persib Bandung menjadwalkan laga uji coba Sabtu 19 Mei 2018 malam sebagai pertandingan pengganti kontra Persebaya Surabaya yang ditunda.

Menurut pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, game internal tersebut digelar sebagai upaya menjaga performa dan kebugaran skuat Maung Bandung menyusul batalnya laga tandang melawan Persebaya.

Belum ada keputusan mengenai tempat pertandingan, lawan tanding, dan waktu pertandingan. Harapan Yaya, game internal ini akan menjadi ajang adaptasi bertanding di malam hari selama Ramadan.

"Pada hari yang sama, ketika seharusnya kita main lawan Persebaya, kita adakan game internal di hari Sabtu. Kemungkinannya malam. Kita masih koordinasi. Bisa dibilang itu sebagai laga pengganti untuk menjaga performa kita," kata Yaya di laman resmi Persib.

"Dengan game internal sebagai adaptasi untuk pertandingan lawan PSM. Jadi intensitasnya diharapkan pemain merasakan hal yang sama dengan kompetisi," lanjut Yaya.

Selama Ramadan, tim juga kemungkinan akan menjalani latihan di malam hari. Menurut Yaya, tujuannya untuk variasi dan memanfaatkaan waktu latihan dengan maksimal.

"Latihan kebanyakan sore, tapi tidak menutup kemungkinan juga malam. Jadi, dalam satu minggu itu ada latihan malam, coba bervariasi. Yang penting, di bulan puasa itu kita tetap memanfaatkan latihan dengan maksimal," terang Yaya.

Persib dijadwalkan menjalani empat pertandingan pada malam hari selama Ramadan. Semuanya berlangsung pukul 20.30 WIB, yakni melawan PSM Makassar, Bali United, Bhayangkara FC dan PSMS Medan.
Gomez Ucapkan Selamat Puasa

Pelatih Mario Gomez mengucapkan selamat berpuasa untuk seluruh umat Muslim yang menjalankannya.

"Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan untuk yang beragama Islam, khusunya untuk masyarakat Kota Bandung dan Bobotoh. Semoga semua yang terbaik bisa datang untuk kita semua dan Persib," ucap Gomez.

"Kita harus respek terhadap semua perbedaan, dan toleransi itu sangat penting di semua aspek, termasuk di dunia sepakbola," katanya.

Gomez mengaku sudah tak asing dengan suasana saat berada di bulan puasa karena sebelumnya menjadi pelatih di klub Malaysia.

"Ini bukan hal baru bagi saya. Saat di Malaysia bersama JDT (Johor Darul Ta'zim), saya sudah tahu dengan situasi seperti sekarang. Ini sangat bagus jika kita bisa tetap saling menghormati," pungkasnya.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon