Sopir Bus Persib Senang Tak Ada Lagi Teriakan Persib Butut dari Bobotoh

Sopir Bus Persib Senang Tak Ada Lagi Teriakan Persib Butut dari Bobotoh
PERMAINAN Persib Bandung musim ini di bawah pelatih Mario Gomez tampaknya memuaskan bobotoh.

Meski tidak selalu menang, permainan Maung Bandung banyak mengalami kemajuan dan cukup menjanjikan.

Sopir Bus Persib, Wawan Kuswandi, pun mengaku senang karena tidak ada lagi bobotoh yang berteriak "Persib Butut" seperti musim lalu dan di awal musim ini.

Wawan mengaku bisa kembali nyaman dalam menjalankan pekerjaannya sebagai sopir bus Persib Bandung. Teriakan bernada hinaan kini sudah mulai tak terdengar lagi.

Beda saat Persib memulai Liga 1. Bus yang dikendarinya ini kerap kali mendapatkan hinaan dan kata-kata kasar dari segelintir masyarakat Kota Bandung saat hendak mengantarkan tim latihan atau sepulang latihan, termasuk saat pergi ataupun sepulang bertanding.

Maklum, karena pada dua laga awal, tim berjulukan Maung Bandung ini kurang mendapatkan hasil bagus setelah ditahan imbang 1-1 PS Tira di kandang dan kalah 3-1 saat melawat ke markas Sriwijaya FC.

"Awalnya, setiap jalan pastinya ada yang teriak-teriak. Kebanyakan bilang Persib Butut (Jelek) dan kata kasar lainnya," ungkap Wawan dilansir bola.com.

Menurut Wawan, pada musim 2017, hampir setiap hari bus yang dikendarainya mendapatkan hinaan lantaran Persib yang selalu kalah hingga harus menempati peringkat ke-13 dengan raihan 41 poin dari 34 laga yang dilakoni.

"Memang hinaan kemarin tidak separah saat musim 2017. Tapi tetap saja saya merasa sakit hati dengan cacian yang dilakukan segelintir orang itu kepada Persib," katanya.

Namun, Wawan yang sudah menjadi sopir bus Persib selama 18 tahun ini sudah mulai lega sekaligus nyaman lantaran hinaan berupa cacian kini sudah tak terdengar lagi.

"Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi, meskipun kemarin kalah dari Madura United. Malah sebaliknya sekarang masyarakat selalu menyemangati Persib," katanya.

Musim lalu, Wawan bahkan pernah membawa seorang bobotoh ke kantor Persib untuk menyampaikan aspirasinya.

Dilansir persib.co.id, seorang bobotoh bernama Panji Aulia sengaja menghadang bus Persib sambil berteriak "Persib Butut". 

Karena risih sudah dua kali menghadang bus, Wawan pun turun dan membawa bobotoh tersebut ke markas Persib Jalan Sulanjana.

"Kalau kamu gentle, teriak-teriaknya di PT PBB saja. Jangan ke bus dan jalan raya begini," ungkap Wawan mengulang kata-katanya kepada Panji. 

Bobotoh yang merupakan mahasiswa itu bersedia ikut Wawan dalam bus ke Graha Persib.

Sesampainya di Graha Persib, Panji diterima Media Officer Irfan Suryadireja dan General Coordinator Panpel Budhi Bram. Sambil menangis Panji mengungkapkan ke kecewaannya terhadap Persib.

"Bus bagus dan mewah, tim mewah, prestasinya nggak ada. Saya kecewa Pak. Apa yang saya korbankan untuk mendukung, Persib malah jelek begini," ujar Panji saat itu.

Menanggapi hal tersebut, Irfan menilai bobotoh satu ini patut diapresiasi dan punya nilai positif. "Dia berani, datang ke sini menyampaikan aspirasinya," katanya.

Panji sebagai bobotoh mengakui aksi menghadang bus Persib tersebut tidak disengaja. "Saya sebenarnya mau pulang ke Karawang. Di jalan saya lihat bus Persib, saya yang masih kecewa tambah kecewa melihatnya. Saya kejar buat saya teriakin memang," kata Panji.*

Related Posts

Show comments
Hide comments

0 Response to "Sopir Bus Persib Senang Tak Ada Lagi Teriakan Persib Butut dari Bobotoh"

Post a Comment