Objek Wisata Alam di Bandung Terpopuler dan Paling Menarik

Objek Wisata Alam di Bandung Terpopuler dan Paling Menarik


Taman Balai Kota Bandung
BANDUNG dikenal sebagai kawasan wisata, termasuk wisata alam, baik di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, maupun Kabupaten Bandung Barat.

Di dalam Kota Bandung sendiri, kini banyak taman yang bisa menjadi tempat wisata warga kota dan warga lain yang berkunjung ke kota Bandung.

Objek Wisata Alam di Bandung

Berikut ini objek wisata alam di kawasan kota Bandung dan sekitarnya untuk tempat liburan atau rekreasi Anda.

Taman Balai Kota Bandung

Taman Balai Kota Bandung
Kita mulai dari pusat kota Bandung, yakni Taman Balai Kota Bandung yang menjadi salah satu taman publik. Dikenal juga dengan nama Taman Dewi Sartika karena di taman ini ada patung pahlawan nasional tersebut.

Lokasi taman ini di Jln Wastukancana No.2, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Kota Bandung. Buka selama 24 jam.

Ketika memasuki Taman Balai Kota, Anda akan disuguhi kolam berukuran sekira 7 meter x 2 meter dengan patung lumba-lumba yang menyeburkan pancuran air berada di tengah-tengah kolam.

Di tengah Taman Balai Kota terdapat Taman Badak. Di Taman Badak terdapat tiga kolam. Kolam utama berukuran sekira 8 meter x 3 meter, sedangkan dua kolam lainnya yang berbentuk lingkaran berada di bagian samping dari kolam utama.

Di Taman Badak juga terdapat Gembok Cinta serta tempat mainan anak-anak yang terdiri dari ayunan, perosotan, dan ontang-anting.

Di Taman Dewi Sartika, terdapat beberapa kandang yang berisi tiga jenis fauna, yaitu burung, kelinci, dan rusa.

Berbagai jenis tanaman yang bewarna-warni tampak di Taman Dewi Sartika. Mulai dari tanaman bewarna hijau, kuning, hingga ungu.

Taman Balai Kota dilengkapi dengan tempat duduk, wifi, musala, toilet, tempat permainan anak, tempat untuk kumur-kumur, kolam, serta tempat sampah organik dan anorganik.

Taman Hutan Raya Ir H Djuanda (THR Djuanda)

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda
Taman Hutan Raya Djuanda (Djuanda Forest Park) terletak di kawasan Dago Pakar, membentang sampai ke daerah Maribaya. 

Beberapa objek wisata yang dapat dikunjungi di kawasan THR Djuanda ini antara lain Monumen Ir. H. Djuanda, Gua Jepang, Gua Belanda, Air Terjun Dago, Air Terjun Omas, Air Terjun Lalay, Museum Ir.H Djuanda, dan Prasasti Raja Thailand.

Objek wisata lainnya di kawasan THR Djuanda ini adalah Tebing Keraton yang merupakan sebuah tebing yang masuk wilayah Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung.

Dengan suhu udara yang selalu sejuk dan suasana yang tenang, Taman Hutan Raya Juanda ini cocok dijadikan tempat berkumpul, bersantai, dan bercengkrama bersama keluarga dan teman Anda.

Letak Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini berada di Kampung Pakar, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupatan Bandung. Di atas tanahnya yang subur terdapat sekitar 2500 jenis tanaman.

THR Djuanda dapat dikunjungi setiap hari. Waktu bukanya antara jam 08.00-18.00. Setiap pengunjung dikenakan biaya masuk. Untuk menjelajah seluruh area hutan dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam.

THR Djuanda dapat dicapai melalui Jalan Dago dan Jalan Cikutra Kota Bandung. Semua jenis kendaran bisa masuk hingga ke pintu gerbang utama.

Bila menggunakan kendaraan umum, Angkutan Kota hanya sampai Terminal Dago, selanjutnya perjalanan diteruskan dengan kendaraan umum lain jurusan Kampus Unisba dan berhenti di Kordon. Dari Kordon perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 500 m.

Kawasan ini biasanya cukup ramai pada akhir pekan, terutama hari Minggu pagi, saat banyak orang datang berekreasi sekadar menikmati suasana atau berolahraga lintas alam dengan rute Tahura-Maribaya sepanjang 6 kilometer.

Puncak Bintang Bandung

Puncak Bintang
Puncak Bintang --dikenal juga dengan sebutan Bukit Bintang atau Puncak Bukit Cimenyan-- berada tidak jauh dari pusat kota Bandung.

Di tempat ini, Anda bisa menikmati suasana alam yang masih segar dan pemandangan kota dari wilayah atas.

Lokasi Bukit Bintang di Jalam Bukit Pakar Timur, Coblong, Bandung. Alamat lengkapnya di di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dan masih termasuk kawasan Perhutani KPH Bandung Utara.

Puncak Bintang secara resmi dibuka sebagai tempat wisata  23 September 2014 oleh Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten.

Farmhouse Lembang

Farmhouse Lembang
Farmhouse Lembang berlokasi di Jln Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Farmhouse dibuka sejak Desember 2015. Kondisi alam yang sejuk dan indah ditambah konsep wisata yang bertemakan Eropa menjadikan farmhouse lembang wisata nusantara namun bercitarasakan eropa.

Selain pemandangannya indah dan tempat yang strategis, Farmhouse Lembang Bandung juga didukung oleh konsep wisata yang modern dan berimajinasi tinggi .

Farmhouse Lembang yang merupakan salah satu Objek Wisata Alam di Bandung Terpopuler dan Paling Menarik ini masih satu grup dengan tempat wisata lainnya --floating market lembang, de ranch, dan rumah sosis.

Kebun Teh Sukawana

Kebun Teh Sukawana
Lokasi objek wisata alam Kebun Teh Sukawana ini sedikit tersembunyi sehingga tidak terlalu ramai dikunjungi, yakni di kawasan Kertawangi, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kebun tehnya rapi dan hijau. Suasana sekitar henung, tidak bising.

Anda bisa melakukan "wisata jalan kaki" atau melakukan perjalanan di tengah – tengah perkebunan teh ----biasa dikenal dengan istilah  tea walk.

Perkebunan Teh Sukawana berlokasi diantara gunung Burangrang dan Gunung Tangkuban Parahu. Perkebunan teh ini milik PTPN VIII.

Selain disuguhi hamparan hijau dedaunan teh, Anda juga dapat merasakan udara segar dan sejuk yang bertiup dari hutan pinus sekitar gunung Burangrang. Perkebunan Teh Sukawana, dulunya dikenal dengan nama “pangheotan” yang konon diambil dari nama seorang bangsawan Belanda bernama Van Houten yang memiliki perkebunan sekitar sana.

Selain tea walk, di kawasan ini Anda dapat melihat langsung proses pengolahan teh di pabrik teh yang berada tidak jauh dari perkebunan. Anda juga dapat melakukan aktifitas kemping di area ini.

Fasilitas yang tersedia cukup memadai untuk wisata alam. Terdapat warung kecil yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menyantap beberapa makanan kecil. Ada juga masjid lengkap dengan toiletnya yang biasa digunakan oleh para pegawai perkebunan.

Curug Cinulang Cicalengka Bandung

Curug Cinulang Cicalengka
Objek Wisata Alam Curug Cinulang terletak di kawasan Bandung timur, di perbatasan Kabupaten Bandung dengan Sumedang.

Lokasinya lebih mudah dijangkau dari Bandung, tepatnya dari Cicalengka.

Curug Cinulang berada tidak jauh dari pinggir jalan.

Curug Cinulang merupakan air terjun yang berada di Cicalengka Sindang wangi, Sindulang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Curug ini memiliki ketinggian 50-60 m.

Air terjun yang pertama adalah air terjun utama dengan aliran air yang cukup deras. Air terjun kedua berada sekitar 5 meter di sebelahnya dengan debit air yang tidak sebesar air terjun yang pertama sehingga tampak sebagai sepasang air terjun yang indah.

Lokasi curuh ini do Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kab. Sumedang, Jawa Barat.

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu
Objek Wisata Alam di Bandung Terpopuler dan Paling Menarik lainnya adalah Gunung Tangkuban Perahu.

Lokasi gunung ini terletak di daerah Lembang, sekitar 20 kilometer di utara Kota Bandung.

Dinamakan Tangkuban Parahu karena bentuk gunung ini menyerupai perahu terbalik.

Gunung Tangkuban Perahu memiliki 2 kawah yang cukup terkenal. Kawah paling besar dinamakan Kawah Ratu, berada di bagian atas situs wisata ini.

Kawah kedua yang berada sekitar 1,2 Km di bawahnya dinamakan Kawah Domas. Di kawah ini Anda dapat merebus telur hingga matang di air belerang yang mendidih di salah satu mata airnya.

Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey
Kawah Putih Ciwidey terletak di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung, sekitar 50 Km di selatan Bandung.

Kawah ini merupakan kawah vulkanik dengan tanah yang berwarna putih akibat kandungan belerang pada tanahnya tersebut.

Airnya yang berwarna cerah dan terkadang berubah warna merupakan keunikan dari kawah itu sendiri.

Pesona Kawah Putih tidak pernah berhenti memukau siapapun yang mengunjunginya. Daerah wisata Ciwidey pada musim liburan, baik weekend maupun libur panjang, selalu menjadi buruan para wisatawan. Ribuan pengunjung yang datang setiap minggu memadati lokasi wisata alam ini.

Danau Situ Patenggang

Danau Situ Patenggang
Lokasi Danau Situ Patenggang sekitar 7 Km dari Kawah Putih.

Pemandangan yang disuguhkan danau ini sangat indah. Dikelilingi oleh lembah dan perkebunan teh yang hijau, banyak pengunjung menjadikan tempat ini sebagai tempat bersantai bersama keluarga dan teman.

Anda bisa menggunakan perahu untuk mengarungi danau tersebut atau mengunjungi situs legenda Batu Cinta yang terletak di pulau kecil di tengah danau.

Udara sekitar Danau Situ Patenggang tergolong sejuk dan cenderung dingin. Danau ini berada di ketinggian lebih dari 1.600 meter di atas permukaan laut dengan perkebunan teh di sekitarnya.

Nama Situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda yaitu ‘situ’ yang berarti danau, dan ‘pateangan-teangan’ yang berarti saling mencari.

Ada sebuah mitos tentang Situ Patenggang yang menceritakan tentang cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis yang terpisah sangat lama. Karena cinta mereka yang sangat dalam, mereka berdua saling mencari sampai pada akhirnya bertemu di suatu tempat yang sekarang disebut sebagai ‘Batu Cinta’.

Setelah bertemu kembali, Dewi Rengganis meminta dibuatkan danau dan perahu supaya mereka dapat berlayar bersama.

Saat ini, perahu tersebut dianggap telah berubah menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati bernama Pulau Asmara atau sering disebut Pulau Sasaka. Menurut cerita rakyat setempat, pasangan yang datang ke batu cinta dan pergi berkeliling pulau asmara akan mempunyai cinta yang abadi.

Fasilitas yang ada di Situ Patenggang antara lain Gazebo, Toilet, Mushola, Penginapan, Area Parkir, Penyewaan Perahu, Sepeda Air, dan Rumah Makan.

Situ Cisanti Bandung

Situ Cisanti Bandung
Situ Cisanti merupakan Objek Wisata Alam di Bandung yang belum begitu populer.

Situ ini merupakan hulu Sungai Citarum yang membelah Bandung.

Situ Cisanti terletak di kawasan Kampung Pejaten, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Lokasi Situ Cisanti hanya sekitar 60 KM saja dari Kota Bandung

Situ Cisanti adalah danau buatan yang menampung air dari 7 mata air utama Sungai Citarum, yakni mata air Pangsiraman, Cikolebere, Cikawadukan, Cikahuripan, Cisadana, Cihaniwung, dan Cisanti.

Lokasinya di Tarumajaya, Kertasari, Bandung, dengan luas kurang lebih sekitar 5 hektar dan berada di lahan seluas 7 hektar di kawasan perhutani, kaki Gunung Wayang.

Untuk menuju lokasi, dari arah kota Bandung menuju Ciparay melalui Jalan Raya Bojong Soang hingga Jalan Raya Laswi. Sesampainya di daerah Ciparay, dapat berbelok ke Jalan Raya Pacet dan terus hingga Jalan Raya Cibeureum.

Biaya berwisata ke obyek wisata alam ini tak terlalu mahal. Setiap pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 12.000. Untuk kendaraan mobil dikenakan Rp 9.000 dan motor Rp 4.000.

Di salah satu objek wisata alam di Bandung ini, di gerbang depan terdapat beberapa warung dan penjual makanan. Kebanyakan makanan yang dijual adalah makanan ringan, seperti tahu goreng, mi rebus, atau mi goreng serta seduhan kopi dan teh.

Di dalam objek wisata, Anda akan jarang menemukan penjual. Hanya satu atau dua pedagang mi bakso yang dapat ditemui.

Curug Cimahi

Curug Cimahi
Curug Cimahi --juga dikenal sebagai Curug Pelangi-- berada di jalur wisata Jalan Kolonel Masturi No. 325, Cihanjuang Raya, Parongpong, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Untuk mencapai air terjun harus menuruni sekitar 500 anak tangga.

Curug Cimahi dibuka untuk umum sejak 1992. Lokasinya tidak jauh dari kawasan wisata Lembang.

Lokasi Curug Cimahi sangat mudah diakses. Jaraknya hanya sekitar 20 kilometer dari pusat kota Bandung. Anda bisa menuju ke Curug Cimahi dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Bila Anda menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor, rute yang dapat ditempuh adalah melalui jalur Cimahi yang mengarah ke Lembang.

Atau Anda juga bisa melalui jalur Cihideung (Taman Bunga Cihideung) menuju ke arah Cisarua. Bila melewati rute dari kota Cimahi, wisatawan bisa melintasi Jl Kolonel Masturi melintasi Universitas Advent Indonesia, terus menuju ke Terminal Parongpong.

Curug Cimahi buka setiap hari sejak jam 8 pagi hingga jam 9 malam. Bagi pengunjung yang datang akan dikenai tiket masuk seharga Rp 15 ribu per orang.

Fasilitas yang disediakan di objek wisata Curug Cimahi ini sudah lengkap. Pihak pengelola (Perhutani) menyediakan shelter atau pemberhentian untuk istirahat, area parkir, pagar pengaman, peta lokasi wisata, jalan setapak, bangku-bangku, piknik site, mushola, pusat informasi, pos jaga, dan warung-warung makan di sekitar lokasi wisata.

Dusun Bambu

Hanya beberapa meter dari Curug Cimahi, ada objek wisata alam lain bernama Dusun Bambu plus danau yang dikelilingi saung tempat makan.

Dusun Bambu
Dusun Bambu (Dusun Bambu Family Leisure Park) berlokasi di Jalan Kertawangi (Komplek Komando) --dapat ditempuh melalui Jalan Jalan Kolonel Masturi KM 11, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Dusun Bambu adalah resort yang juga sering disebut sebagai one stop traveling.

Di sini kita bisa menginap ala Pramuka dengan berkemah.

Di Dusun Bambu Anda bisa memanfaatkan fasilitas rental sepeda untuk bersepeda di kaki gunung Burangrang.

Demikian info tentang beberapa Objek Wisata Alam di Bandung Terpopuler dan Paling Menarik. Diolah dari berbagai sumber. (www.bandungaktual.com).*

Related Posts

Show comments
Hide comments

0 Response to "Objek Wisata Alam di Bandung Terpopuler dan Paling Menarik"

Post a Comment