Horor Begal Hantui Warga Kota Bandung, Polisi Tingkatkan Patroli Malam

Horor Begal Hantui Warga Bandung, Polisi Tingkatkan Patroli Malam
Aksi begal sadis menghantui warga Kota Bandung. Dalam sehari, ada tiga kasus begal yang satu di antaranya dapat terungkap.

Salah satu aksi begal bahkan terjadi tepat di depan Mapolrestabes Bandung. Dua pelaku berhasil ditangkap.

Ricardo Ferino alias Rino dan Fadhil Ihza Maulana merampas sepeda motor jelang salat Idul Adha, Rabu (22/8/2018)sekitar pukul 05.00 WIB. Sewaktu pembegalan, korban tengah melintas di depan Mapolrestabes Bandung.

"Kejadiannya saat menjelang salat Idul Adha. Tapi tidak lama setelah itu, kita berhasil menangkap pelaku," ucap Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema.

Irman menuturkan, kejadian bermula saat dua orang korban berinisial AMR dan FW tengah mengendarai sepeda motor. Saat melintas di Taman Vanda depan Mapolrestabes Bandung, korban dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor.

"Modusnya dengan cara memepet dan merampas barang korban termasuk motornya," tutur Irman.

Setelah kejadian itu, polisi bergerak. Dua jam dari kejadian, dua pelaku ditangkap beserta barang dan motor hasil rampasannya oleh unit reserse kriminal Polsek Lengkong.

Kedua pelaku kini mendekam di bui Mapolrestabes Bandung. Mereka diancam Pasal 365 ayat (2) ke-1e dan 4e KUHP ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama-lamanya dua puluh tahun.

Sebelumnya aksi begal juga terjadi di hari yang sama. Dua kejadian terjadi di dua tempat berbeda yakni di Jalan Jakarta dan Arcamanik Bandung. Begal di dua tempat tersebut masih berkeliaran.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengatakan prihatin soal horor begal ini. "Saya sangat prihatin," ucap Emil

Emil mengatakan, kasus seperti ini merupakan urban crime yang kerap terjadi di besar. Menurutnya, kejadian seperti itu harus segera diusut walau hanya mengurangi.

"Kalau dinolkan (kejadian) mah secara sunatullah enggak mungkin, karena di mana ada kebaikan pasti ada orang jahat. Tapi minimal ada sistem," tuturnya.

"Saya minta nanti kepolisian memaksimalkan," kata Emil.

Pihak kepolisian meningkatkan patroli di malam hari untuk mempersempit gerak begal. Sejumlah personel pengurai massa (raimas) Satuan Sabhara Polrestabes Bandung bergerak berkeliling ke titik-titik rawan aksi kejahatan.

"Sesuai perintah bapak Kapolrestabes Bandung (Kombes Irman Sugema), kita melakukan patroli malam mengantisipasi C3 (Curat, Curas dan Curanmor)," ucap Kasat Sabhara Polrestabes Bandung AKBP Herry Afandi.

Herry mengatakan ada lima unit personel Raimas yang melakukan patroli malam. Para personel menggunakan sepeda motor berkeliling ke lokasi rawan termasuk TKP pembegalan yang sebelumnya terjadi di Jalan Jakarta.

"Patroli dilakukan sejak jam 12 malam sampai jam 3 pagi. Hasil patroli, situasi Bandung kondusif," ucap Herry.

Herry mengatakan patroli akan terus dilakukan setiap malam. Personel akan berpatroli ke tempat-tempat lain yang dinilai sebagai titik rawan aksi kejahatan.

"Tentu kegiatan ini akan terus kita lakukan terutama pada jam-jam rawan," katanya dikutip detik.com.*

Related Posts

Show comments
Hide comments

0 Response to "Horor Begal Hantui Warga Kota Bandung, Polisi Tingkatkan Patroli Malam"

Post a Comment