Anggaran PIPPK Kota Bandung Naik Jadi Rp200 Juta Per RW

Anggaran PIPPK Kota Bandung Naik Jadi Rp200 Juta Per RW
Anggaran ekstra Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) khusus untuk RW naik dua kali lipat dari Rp100 juta menjadi Rp200 juta.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Camat di Pendopo Kota Bandung, Rabu (12/9/2018). 

"Penambahan anggaran rencananya dilakukan pada 2019 mendatang, dari semula Rp100 juta menjadi Rp200 juta per RW," kata Oded M. Danial yang juga Wali Kota Bandung terpilih periode 2018-2023.

Menurut Oded, penambahan anggaran bertujuan memberdayakan RW di setiap wilayah dalam melaksanakan pembangunan. 

Para camat ditugaskan untuk membuat konsep teknis demi memudahkan pelaksanaan pembangunan yang memberdayakan RW.

“PIPPK ini banyak aspirasi dan harapan masyarakat. Kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bagian Pemerintahan serta seluruh camat, buatlah konsep teknis untuk memudahkan para ketua RW," katanya dilansir laman PRFM News.

Oded mengungkapkan, PIPPK dijalankan dengan sistem swakelola.

“Karena kalau masih dengan pihak ketiga, berarti judulnya harus diganti hanya PIP saja. 'Kan kita punya PIPPK, sehingga aspek dimensi pemberdayaan harus terwujud," katanya.

Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) di Kota Bandung dinilai sukses menghadirkan perubahan yang merata di masyarakat. Tidak hanya soal pembangunan infrastruktur tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Kenaikan anggaran PIPPK merupakan salah satu program Oded yang disampaikannya saat kampanye Pilwalko 2018.*

Related Posts

Show comments
Hide comments

0 Response to "Anggaran PIPPK Kota Bandung Naik Jadi Rp200 Juta Per RW"

Post a Comment