Dibayangi Catatan Buruk, Persija Siapkan Strategi Khusus Lawan Persib

Persib vs Persija: Gomez dan Teco Sama-Sama Siapkan Strategi Khusus
LAGA Persib Bandung vs Persija Jakarta pada pekan 23 Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage, Minggu (23/9/2018), diprediksi berlangsung sengit.

Kedua pelatih sama-sama melakukan persiapan dan strategi khusus untuk memenangi laga ini.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, menilai Persib memiliki senjata di lini depan, yaitu duet striker Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Baumann. 

Keduanya telah mencatatkan masing-masing 13 gol dan 8 gol.

Oleh karena itu, Teco akan memperkuat lini belakang agar kedua pemain itu sulit menembus pertahanan Persija. Ia meminta skuat Macan Kemayoran menjaga fokus sepanjang laga.

"Lini bertahan dari Persija harus kerja keras saat marking. Kami juga harus punya organisasi yang bagus saat bertahan untuk meredam striker Persib yang sedang on fire," ujar Teco dilansir laman resmi Persija.

Tak hanya itu, Persija terus memantapkan taktik dan strategi untuk menghadapi Persib. Macan Kemayoran dilarang pulang tanpa membawa poin.

"Kemarin sudah latihan taktik. Untuk hari ini latihan bola mati, saat bertahan maupun menyerang. Kita dari persija harus kerja keras karena juga bukan laga yang mudah. Kami harus kuat bertahan, menyerang dan bola mati biar kami juga bisa cetak gol," lanjutnya.

Rekor Buruk Persija

persib vs persija
Persija dibayangi catatan buruk ketika menggelar pertandingan pada sore hari dan bermain di kandang Persib.

Dilansir laman bolasport.com, sejak musim 2007, Persija lebih sering merasakan kekalahan ketika bermain sore hari, ketimbang malam hari di Bandung.

Menurut sejarah, Persib lebih sering merasakan kemenangan atas Persija ketika bermain sore hari di Bandung.

Pada 24 April 2007, Maung Bandung sukses mengalahkan Persija dengan skor 3-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Selang satu tahun kemudian, Persija sempat merasakan kemenangan saat bermain di Bandung melawan Persib dengan skor 3-2 pada 20 Juli 2008, namun laga itu digelar malam hari.

Persija juga kembali meraih hasil positif saat bertanding malam hari melawan Persib dengan skor 3-2 pada 18 Maret 2011.

Keperkasaan Persija bermain pada malam hari berbanding terbalik lagi ketika pertandingan digelar sore hari saat berjumpa Persib di Bandung.

Pasukan Ibukota itu kembali dihempaskan tuan rumah Persib dengan skor 1-3 saat kedua tim bertemu pada 3 Maret 2013.

Bagi Persib, kemenangan itu menjadi yang terakhir dirasakan oleh Pangeran Biru atas Persija sampai saat ini.

Artinya, Persib sudah tidak pernah menang atas Persija selama lima tahun terakhir baik bermain di kandang ataupun tandang.

Kendati demikian, Persija di atas kertas masih lebih baik bila bertemu dengan rival bubuyutannya tersebut.

Dari 39 pertemuan sejak musim 1994/1995, Persija berhasil meraih 17 kemenangan, sementara Persib baru merasakan enam kemenangan, dan sisanya bermain imbang.

Rekor tak bagus Persija saat bermain sore hari juga berlanjut di Liga 1 2018.

Dalam catatan, Persija memiliki tiga pertandingan bermain pada sore hari, namun tak satu pun meraih kemenangan.

Ismed Sofyan dkk merasakan kekalahan 1-3 saat bertandang ke kandang PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan.

Catatan itu berlanjut ketika Persija ditumbangkan Perseru Serui dengan skor 1-3 di Stadion Marora, Serui.

Saat bermain kandang dan digelar sore hari, Persija juga hanya meraih hasil imbang 1-1 ketika menjamu PSMS Medan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.

Sementara, Persija sangat perkasa ketika bermain malam hari. Catatan membuktikan, dari 19 pertandingan pada malam hari, Persija meraih 10 kemenangan.

Sisanya, juara Piala Presiden 2018 itu bermain imbang sebanyak lima kali dan menelan empat kekalahan di Liga 1 2018.

Di kubu tuan rumah, Pelatih Persib, Mario Gomez, menunjukkan keseriusannya menyambut duel kontra Persija.

Gomez tampak menyiapkan khusus pemain andalan seperti Oh In-Kyun, Ardi Idrus, dan Febri Haryadi yang tidak dimainkan di laga sebelumnya kontra Borneo FC. Jonathan Bauman juga baru dimainkan di babak kedua.

"Kita sedang ada di puncak dan ini pertandingan yang penting lawan Persija Jakarta. Persija lawan Persib adalah game yang sulit," kata Gomez. 

"Penting bagi kami untuk menang, karena setiap kita main kandang, kita harus menang. Baik tandang atau kandang target kita tetap menang," tegasnya.*

Related Posts

Show comments
Hide comments

0 Response to "Dibayangi Catatan Buruk, Persija Siapkan Strategi Khusus Lawan Persib"

Post a Comment