September 27, 2018

Sistem Ganjil Genap akan Diterapkan di Kota Bandung untuk Atasi Kemacetan

Bandung Aktual | September 27, 2018

Sistem Ganjil Genap akan Diterapkan di Kota Bandung untuk Atasi Kemacetan
Sistem Ganjil Genap sebagaimana diterapkan di Jakarta juga akan diterapkan di Kota Bandung untuk mengatasi kemacetan parah.

Rencana itu muncul setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong pemerintah provinsi atau daerah untuk mulai menerapkan kebijakan ganjil genap di ruas-ruas jalan yang lalu lintasnya sangat pada padat. 

Rekayasa lalu lintas ganjil genap yang sudah diterapkan di sejumlah ruas jalan di Jakarta, dinilai sangat efektif untuk mengurangi kemacetan.

"Kita dorong pemerintah provinsi dan daerah untuk mulai melakukan kajian penerapan ganjil genap. Jadi jangan menunggu sampai lalu lintasnya tidak bergerak baru dilakukan pengatutan," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, dalam jumpa pers, Rabu (26/9/2018).

Budi mengungkapkan, rekayasa lalu lintas ganjil genap sudah ditawarkan kepada sejumlah daerah, yakni Denpasar, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Makassar, Medan dan Bandung. 

"Beberapa kota tersebut, sejumlah ruas jalannya sudah ada kapasitasnya yang sangat padat pada jam-jam tertentu," ujarnya dikutip laman Pikiran Rakyat.

Menurut temuan lembaga riset Inrix, Bandung menduduki posisi kedua kota paling macet di Indonesia setelah Jakarta.

Lama waktu kemacetan di Bandung mengalami peningkatan dibanding 2016, yaitu mencapai 46 jam dalam setahun.

Budi menambahkan, saat ini pihaknya tengah menyusun regulasi penerapan ganjil genap di daerah, termasuk di Kota Bandung. 

"Aturan ini akan diberlakukan di jalan nasional yang diterapkan ganjil genap di sejumlah kota di Indonesia," jelasnya. 

Kendaraan yang dikecualikan dalam kebijakan itu antara lain kendaraan dinas, mobil ambulans, mobil derek, angkutan umum plat kuning, angkutan sewa khusus berstiker, serta kendaraan delegasi berstiker. 

Bandung macet parah pada jam-jam tertentu. Volume kendaraan di perbatasan kota menumpuk pada pagi hari yakni pukul 06.00-08.00 WIB dan sore pukul 17.00-19.00 WIB.

Dishub Kota Bandung mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi kemacetan dengan menggunakan kendaraan umum.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon