October 20, 2018

Curang, Dua SPBU di Jalan Riau dan Kircon Kota Bandung Disegel

Bandung Aktual | October 20, 2018

SPBU di Jalan Riau dan Kircon Kota Bandung Disegel
Dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, dan Jalan RE Martadinata (Jln Riau), Kota Bandung, disegel, Jumat (19/10/2018).

Penyegelan dilakukan Tim gabungan Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementerian Perdagangan karena kedua SPBU itu diduga melakukan kecurangan terhadap konsumen.

"Ada dua SPBU yang hari Jumat kita amankan karena kita temukan ada alat tambahan yang dipasangkan di pompa,” ujar Pimpinan Sidak Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Veri Angrijono.

Veri menjelaskan, alat tambahan di pompa bahan bakar dua SPBU tersebut diduga untuk memanipulasi takaran. Jumlah bahan bakar yang keluar nantinya akan lebih sedikit daripada angka yang tertera di panel angka dan harga.

"Alat-alat ini memungkinan berapa (bahan bakar) yang dikeluarkan dari alat ini tidak sesuai dengan apa yang diterima konsumen,” jelasnya dikutip kompas.com.

Kecurangan tidak akan terdeteksi jika bahan bakar dikeluarkan dalam jumlah kecil.

“Kalau dalam jumlah kecil mungkin tidak terlalu kelihatan ya. Tetapi kalau beli dalam jumlah cukup banyak ini yang terasa sekali oleh konsumen. Dapat dibayangkan berapa satu hari peredaran BBM yang ada di sini. Nah, itu dilakukan pelanggaran untuk kerugian konsumen,” imbuhnya.

"Pasal 36 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 mengamanatkan kepada pegawai instansi pemerintah yang ditugaskan dalam pembinaan untuk melaksanakan pengawasan dan pengamatan, diwajibkan menyidik tindak pidana yang ditentukan dalam undang-undang tersebut," ujar Veri.

Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kota Bandung Eric Mohamad Atthauriq mengatakan, dua SPBU ini sudah dilakukan tera ulang beberapa bulan lalu.

“Kalau tera ulang itu rutin setahun sekali. Sehingga pada saat kami melihat-lihat stikernya itu (tera ulang) bulan April kemarin," tuturnya.

Salah satu staff Administrasi SPBU di Jalan Ibrahim Adjie, Yati Mulyani, membantah pihaknya melakukan kecurangan.

“Ya normal, sekarang juga normal kok. Kami tahunya mesin ini mesin lama, mesin bekas. Mesin ini ada 10 tahun ke belakang lah. Bapak bisa lihat hasilnya, dari bejana badan meteorologi benar. Kita tidak manipulasi,” kilahnya.

Yati mengatakan, dua mesin pompa bahan bakar tempatnya bekerja tetap disegel dan tidak boleh beroperasi sampai waktu yang belum ditentukan. (kompas.com/detik.com).*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon