October 31, 2018

Duet Ezechiel-Bauman Kembali, Persib Bisa Kembali ke Jalur Juara

Bandung Aktual | October 31, 2018

Duet Ezechiel-Bauman Kembali, Persib Bisa Kembali ke Jalur Juara
Duet penyerang Ezechiel N'Douassel - Jonathan Bauman kembali bisa bermain di lini depan Persib Bandung usai menjalani sanksi Komdis PSSI.

Absennya dua bomber asing itu membuat Maung Bandung tanpa kemenangan di lima laga terakhirnya di Liga 1 2018.

Tanpa Eze-Bauman, lini depan Persib terbukti tumpul. Banyak peluang di depan gawang yang gagal dimaksimalkan.

Absennya Eze-Bauman juga membuat lawan-lawan Persib berani bermain menyerang dan menganggap penyerang selain Eze-Bauman tidak berbahaya.

Kini, mulai laga pekan ke-29 kontra Bhayangkara FC, duet Eze-Bauman sudah kembali. Lawan-lawan Persib Bandung layak ketar-ketir karena Persib akan kembali bermain dengan skuat terbaiknya di Liga 1 2018 yang pernah membawa Persib juara paruh musim.

Kendala Persib saat ini hanya bermain tanpa bobotoh dan menggelar laga kandang di luar Jawa. Namun, setelah lima pertandingan, skuat Maung Bandung mulai terbiasa bermain tanpa teriakan bobotoh di tribun penonton.

Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Baumann sejauh ini sudah menyumbangkan 23 gol bagi Persib Bandung.

Pergerakan kedua pemain tersebut begitu ditakuti lini belakang lawan. Terbukti di 5 pertandingan tanpa kehadiran duet Jones itu, Persib hanya mampu menceploskan 4 gol. Kembalinya King Eze dan Baumann akan membuat serangan Maung Bandung kembali berbahaya.

Selain itu, lawan-lawan Persib di enam laga sisa Liga 1 selama November-Desember 2018 relatif ringan.

Satu-satunya tim kuat di enam pertandingan terakhir adalah Bhayangkara FC. Mengalahkan The Guardians di pekan ke-29, Sabtu 3 November 2018 di Stadion PTIK Jakarta, akan memperlebar jarak Persib dengan para pesaing.

Lawan Persib berikutnya adalah penghuni zona degradasi, PSMS Medan dan Perseru Serui, lalu Persela Lamongan dan terakhir Barito Putera.

Keenam lawan Maung Bandung itu relatif ringan dibandingkan dengan lawan di lima pertandingan sebelumnya. Dalam keadaan skuat yang tidak lengkap dan krisis penyerang, pelatih Persib Mario Gomez kewalahan menghadapi tim-tim kuat Madura United, Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Bali United.

Bobotoh Persib masih belum berhenti berharap tim kesayangannya kembali ke jalur juara, kecuali ada faktor nonteknis di luar lapangan yang mengatur agar "tim lain" yang menjadi juara sekaligus mengatur siasat --semisal sanksi Komdis PSSI-- untuk menjegal Persib menjadi juara.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon