October 4, 2018

Meski Persib Krisis Pemain, Gomez Lepas Febri dan Dedi ke Timnas

Bandung Aktual | October 04, 2018

Gomez Akhirnya Lepas Febri dan Dedi ke Timnas
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, berubah pikiran. Sempat tidak akan mengizinkan, akhirnya Gomez melepaskan Febri Haryadi dan Dedi Kusnandar untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.

Sebelumnya, pelatih asal Argentina itu menyebut tidak akan melepas Febri dan Dedi untuk bergabung dengan Timnas. Sebab, dia butuh tenaga Febri dan Dedi untuk menghadapi Madura United, Selasa (9/10/2018), di Stadion Mandala, Jayapura.

Saat ini kondisi tim Maung Bandung sedang krisis pemain menyusul banyaknya pemain yang mendapat sanksi larangan bermain. Bojan Malisic dilarang bermain empat pertandingan, Ezechiel Ndouasel (lima pertandingan), Jonathan Bauman (dua), Patrich Wanggai (tiga), Ardi Idrus dan Gozali Siregar yang terkena akumulasi kartu.

"Febri dan Dedi mereka akan tetap pergi ke tim nasional, karena saya pikir itu lebih baik," kata Gomez, di Bandung, Kamis (4/10/2018).

Gomez memilih merelakan dua pemainnya itu gabung timnas sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia. Dia tidak ingin menghalang-halangi pemainnya untuk bisa membela Timnas.

"Saya respek Timnas dan saya respek Indonesia, jadi dia (Febri dan Dedi) bisa pergi (ke Timnas). Kami meninggalkan mereka (tidak dibawa ke Papua)," ujar dia.

Gomez menyiapkan pengganti untuk mengantisipasi kurangnya pemain. Beberapa pemain dari tim U-23 Persib Bandung rencananya akan diboyong ke Papua.

"Untuk Indra (Mustapa) dia tetap pulang (dari Timnas U-19 ke Persib) dan Wildan juga akan datang dari tim U-23. Keduanya akan bergabung ikut ke Papua," ujarnya.

Febri dan Dedi masuk dalam skuat timnas Indonesia yang akan melakukan uji coba melawan Myanmar pada tanggal 10 Oktober dan Hongkong pada 16 Oktober. Dua laga uji coba tersebut sebagai persiapan terakhir sebelum turun di Piala AFF, November.

Dedi Kusnandar mengatakan dirinya hanya mengikuti perintah pelatih.

“Ya saya sih ikuti instruksi saja sebagai pemain. Saya sebagai pemain senang saja dipanggil timnas,” katanya usai latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (4/10).

Dado --sapaan akrabnya-- juga tidak menampik bahwa ada dilema dalam dirinya menghadapi situasi ini. Persib butuh tenaganya untuk menghadapi Madura United terlebih stok pemain utama tergerus sanksi Komdis PSSI. Namun di satu sisi dia tidak bisa melewatkan tugas negara untuk bertanding dengan balutan seragam merah putih.

“Pasti sama-sama penting, timnas penting tetapi Persib sendiri penting. Tim pelatih juga sudah berbicara, saya pastinya ingin membawa persib juara dan ingin juga membela negara,” jelasnya.

Dedi pun hanya bisa berharap Persib masih bisa merengkuh hasil terbaik meski tanpa bantuan dirinya. Menurutnya Persib memiliki banyak pemain yang secara kualitas tidak jauh berbeda di dalam tim. Kondisi itu menjadi modal untuk menaklukan Madura United demi mengukuhkan posisi di puncak klasemen.

“Yang pasti inginnya menang dan siapapun yang dipercaya semoga menang dimanapun mainnya. Dan mereka menjaga bisa tren positif kita,” kata Dedi dikutip laman Simamaung.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon