November 9, 2018

Gomez Kritik Wasit Usai Persib Kalah dari PSMS Medan, Butler Salahkan Ezechiel

Bandung Aktual | November 09, 2018

Komentar Mario Gomez Usai Persib Kalah dari PSMS Medan
Persib Bandung kalah 0-1 dari PSMS Medan pada pertandingan pekan 30 Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/11/2018).

Pelatih Persib Mario Gomez menilai, banyak hal yang janggal ketika sang pengadil memimpin laga timnya kontra PSMS Medan. 

Pelatih asal Argentina ini mengatakan, wasit seperti memiliki peraturan sendiri terhadap pelanggaran yang dilakukan Persib Bandung

Gomez bahkan menyarankan agar Persib bermain di kompetisi negara lain demi memajukan persepakbolaan Indonesia.

"Sangat sulit untuk bermain seperti ini, bagi saya Persib harus bermain di liga lain. Main di negara lain, kita engga bisa main disini. Bagi saya, itu opini pribadi saya," ujar Gomez usai laga dilansir laman bobotoh.id.

"Persib tidak bisa main di sini. Dengan wasit dan lainnya yang ada di sini. Ini opini saya, bukan karena Persib kalah, hanya opini saya," imbuhnya.

Ia juga melihat gestur aneh saat wasit ketika memberikan gol kepada tim PSMS Medan. Hal tersebut juga menjadi pengalaman semasa karirnya melihat wasit dengan kualitas yang buruk.

"Saya tidak pernah melihat kondisi seperti ini seumur hidup saya. Hanya personal opini saya. Karena seperti yang kalian lihat gol. Seharusnya itu berhenti tapi masih bergerak, pemain sudah berhenti untuk menunggu keputusan wasit tapi tidak ada. aturannya dia harus hentikan bola," ucapnya.

"Pertandinga ini sulit karena ada peraturan lain, tapi ok hanya itu yang bisa saya katakan. Pemain saya tidak bisa tenang bermain karena apa apa foul apa apa offside, banyak foul dari asisten wasit," ujar Gomez.

Dari kubu PSMS, pelatih Peter Butler menilai laga yang dilakoni timnya amatlah sulit. Mantan pelatih Persiba Balikpapan itu bangga skuatnya bisa meraih hasil sempurna.

"PSMS main lebih banyak dominasi bola, saya bangga sekali dengan pemain saya. Ini pertandingan yang sulit tapi kita bisa coba main kuasai bola. Ya saya senang sekali sama pemain saya karena mereka bisa menjalankan strategi sesuai dengan instruksi," kata Butler.

Menurutnya, rencana PSMS berhasil berjalan dengan baik sehingga pemain vital Persib mampu dikuasai oleh timnya.

"Anda tidak tahu kalau itu ada kejutan, karena kita ada banyak pemain baru, pemain muda. Tapi kita ada rencana kita mau, karena saya pikir mereka di dua stoper mereka main langsung terus, mereka punya dua full back yang paling bahaya sekali mereka sering overlapping selalu ada satu dua situasi. Anda harus mengerti mereka punya banyak kulitas," tambah Butler.

Butler melihat striker Persib, Ezechiel N'Douassel, telah hilang fokus karena terus melancarkan protes kepada wasit.

"Ini tim besar di sepakbola Indonesia, dan mereka datang ke sini mereka mau menang di pertandingan. Kita ada rencana kita mau press dalam situasi yang spesifik di mana saya tahu mereka punya kualitas bagus di wing kanan dna kiri. Ezechiel dia bahaya, tapi kalau dia konsentrasi tidak ngomong terus, dia bisa main efektif. Mereka juga selalu cari freekick karena main langsung terus. Jadi saya senang sekali," ujar Butler.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon