January 16, 2019

logo bandung aktual

Hindari Lawan Persib, Atep Ingin Bermain di Klub Luar Negeri

Bandung Aktual | January 16, 2019

Hindari Lawan Persib, Atep Ingin Bermain di Klub Luar Negeri
Atep menyatakan keinginannya meneruskan karier di klub luar negeri usai dicoret dari skuat Persib 2019.

Jika masih bermain di Indonesia, Atep mengaku tidak sanggup bila harus berhadapan dengan Persib Bandung yang membesarkan namanya

Atep yang masih 33 tahun mengaku belum memiliki rencana terkait masa depannya, apalagi keahliannya yang dimilikinya hanyalah mengolah si kulit bundar.

"Saya belum tahu saya harus berdiskusi dengan istri, masih suasana sedih karena 10 musim ini saya identik dengan logo Persib dengan warna biru," tuturnya kepada awak media dikutip bobotoh.id.

"Saya tidak berani memutuskan karena masih mencoba menenangkan diri dulu berdiskusi bagaimana baiknya. Saya juga ingin tetap bermain karena saya masih merasa cukup fit untuk beberapa tahun ke depan. Kalau mengikuti emosi, kalau saya sudah punya penghasilan selain sepakbola (karier) saya sudah selesai," tuturnya.

Atep yang pernah menyandang ban kapten tim mengaku berat jika harus bermain di klub Liga 1 dan berhadapan dengan Persib. Karenanya, ia ingin meneruskan karier di luar Indonesia.

"Harapannya tidak di tim Indonesia. Saya tidak mau nanti harus ketemu dengan Persib itu sangat berat, saya terlalu identik dengan Persi. Ketika nanti harus menjadi musuh di lapangan itu sangat berat," tutur Atep. 

Di sisi lain, sebagai penghormatan kepada jasa Atep dan Tony Sucipto yang kontraknya tidak diperpanjang Persib untuk musim 2019, Atep ditawari menggelar laga perpisahan oleh manajemen. 

Pemain yang menanggalkan kostum nomor punggung 7 itu ditawari oleh Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahyono.

Atep mengatakan tawaran itu tidak mesti segera harus dilakukan dalam waktu dekat.

“Memang sudah ada tawaran dari Pak Teddy, gimana kalau kita adakan laga perpisahan, ada tim Atep dan Tony, tapi tidak buru-buru silahkan saja pertimbangkan,” kata Atep dikutip simamaung.com.

Laga tersebut diperuntukkan atas rasa respek manajemen kepada jasa Atep dan Tony yang telah memberikan gelar juara Liga Indonesia 2014 menyudahi dahaga tanpa gelar 19 tahun. Kedua pemain itu juga turut mendaratkan gelar Piala Presiden pertama tahun 2015.

“Setelah saya berdiskusi sudah ambil saja itu untuk respek dari manajemen, mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” lanjut Atep.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon