January 14, 2019

logo bandung aktual

Kota Bandung Tak Masuk Kategori 'Smart City' Kota Cerdas versi IKCI

Bandung Aktual | January 14, 2019

Kota Bandung Tak Masuk Kategori 'Smart City' Kota Cerdas
Kota Bandung tidak masuk daftar Smart City (Kota Cerdas) atau kota terbaik dalam Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2018.

Kota Bandung kalah dari Semarang, Surabaya dan Tangerang Selatan, meski Kota Kembang punya ratusan aplikasi Smart City.

Untuk kategori metropolitan, ­Bandung kalah dari Surabaya, ­Semarang, dan Tangerang Selatan merujuk pada lingkaran kota cerdas oleh Boyd Cohen. Survei menetapkan enam pilar yang dijadikan indikator, yakni lingkungan, mobilitas, pemerintahan, ekonomi, masya­ra­kat, dan kualitas hidup.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bandung, Ahyani Raksanegera, memandang survei IKCI 2018 sebagai bahan eva­luasi.

Ahyani tidak mempermasalahkan Bandung tidak masuk ke dalam kategori kota cerdas versi IKCI. Menurutnya, cara memandang setiap pihak dalam menilai kota cerdas berbeda beda.

"Bagi kami ini evaluasi karena sudut pandang dan cara menilai beda. Kalau kota cerdas ini banyak yang memberi penilaian semisal dari Kominfo. Tahun 2018 lalu juga Bandung masuk tiga besar," ujarnya saat on air di PRFM Bandung, Senin (14/1/2019).

Menurut Ahyani, penilaian kota cerdas bukan hanya dilihat dari banyaknya aplikasi yang dibuat oleh sebuah kota. Namun bagaimana kota tersebut dapat menghimpun permasalahan yang akan dihadapi dengan beragam program kemasyarakatan.

"Seperti Kang Pisman, itu juga masuk smart city. Teknologi faktor pendorong perubahan di suatu kota. Jadi smart city bukan hanya perubahan ke digital saja," tuturnya.

Sebelumnya, pada 2016, Kota Bandung meraih predikat sebagai Kota Pintar (Smart City) di Indonesia berdasarkan penilaian dengan sistem Smart Region Maturity Index (SRMI) Citiasia Center for Smart Nation.

Kota Bandung meraih predikat Golden Champion pada The 2nd Indonesia Smart Nation Awards Kategori Kota Besar.

Indikator Smart City

Smart city adalah wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari, dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Sebuah kota bisa disebut sebagai kota pintar atau smart city jika sudah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi hingga level tertentu dalam proses tata kelola dan operasional sehari-hari. 

Integrasi teknologi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, membagikan informasi kepada publik, hingga memperbaiki pelayanan kepada masyarakat ataupun meningkatkan kesejahteraan warga.

Pemerintah menetapkan indikator smart city antara lain smart development planning, smart green open space, smart transportation, smart waste management, smart water management, smart building, dan smart energy.*

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon