Sponsors

Ketua Viking Persib Heru Joko Didesak Mundur
Ketua Viking Persib Club (VPC) Heru Joko didesak mundur dari jabatannya. Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem itu dianggap sebagai aktor di balik adanya deklarasi dukungan yang mengatasnamakan bobotoh kepada pasangan Joko Widodo dan Ma’aruf Amin. 

Heru, Ketua Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) Asep Abdul, dan Nevi (The Bombs) secara terang-terangan meminta bobotoh untuk memilih Jokowi pada Pilpres 17 April 2019.

Dari ketiga nama tersebut, Heru Joko menjadi orang yang paling mendapatkan sorotan sekaligus kritik tajam, dalam acara deklrasi dukungan bobotoh di Lapangan Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Sabtu 30 Maret 2019. 

Heru Joko dinilai sudah memanfaatkan posisinya sebagai Ketua Viking Persib untuk menggalang dukungan dari bobotoh.

Heru Joko dinilai mencatut nama bobotoh untuk menggalang dukungan. Ia dinilai bijak jika mundur sebagai ketua Viking Persib.

"Itu hak dia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sebenarnya, tapi alangkah baiknya apabila Heru Joko mundur terlebih dahulu dari jabatannya sebagai ketua Viking, karena saya rasa berbagai deklarasai dari komunitas bobotoh ini ada pengaruh dari Heru Joko sebagai caleg dari salahsatu partai yang berkoalisi dengan capres yang dideklarasikan,” ujar seorang bobotoh asal Rancaekek, Arviandi Kurniawan, dikutip Pikiran Rakyat, Senin 1 April 2019.

Deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf disayangkan banyak pihak. Hal ini tidak terlepas dari sebagian orang yang memanfaatkan kondisi dengan mencatut bobotoh untuk menggalang dukungan dan memperoleh suara. 

Padahal, bobotoh selama ini selalu menyuarakan agar sepak bola tidak dikaitkan dan dicampuri oleh urusan politik dalam bentuk apapun.

Arviandi menilai agar ketiga ketua komunitas suporter Persib sadar diri dan menanggalkan jabatannya.

"Mereka perlu diganti, sebagai organisasi yang baik lumrahnya pergantian ketua adalah sesuatu yang wajar. Terlebih tahun ini Heru Joko pun terjun dalam dunia politik. Hal yang ditakutkan akan adanya pemanfaatan Viking (bobotoh) untuk kepentingan politik. Akan lebih baik jika Heru Joko mengundurkan dirinya dalam jabatannya sebagai Ketua Viking, sangat disayangkan bobotoh dicatut dan dimanfaatkan dalam kontestasi politik karena ini tidak pantas,” katanya.

Banyak bobotoh menyerang akun Instagram Heru Joko. Mereka meminta Heru untuk menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Viking Persib Club. Umumnya bobotoh mendesak Heru tidak mendompleng nama bobotoh.

Kekecewaan bobotoh atas diseretnya Viking Persib ke politik praktis sempat memunculkan yel-yel "Prabowo...Prabowo..." di Stadion Si Jalak Harupat saat Persib melawan Arema FC di Piala Indonesia.

Momen itu terjadi saat Gubernur Jabar Ridwan Kamil memasuki stadin dari pintu gerbang Utara menuju tribun VVIP. Ridwan merupakan pendukung Jokowi sebagaimana kontrak politiknya dengan Partai NasDesm yang mengusung Jokowi di Pilpres 2019.*

Show comments
Hide comments

Post a Comment