Sponsors

Desain Masjid Al Safar Dituding Illuminati


Masjid Al Safar di rest area KM 88 ruas Jalan Tol Purbaleunyi, Bandung, disebut Ustaz Baequni menujukkan simbol illuminati. Hal tersebut dipaparkan Baequni dalam kajian yang viral di media sosial.

Illuminati biasa digunakan untuk menyebut organisasi persekongkolan yang dipercaya mendalangi dan mengendalikan berbagai peristiwa di dunia melalui pemerintah dan korporasi.

Baequni juga membantah pesan dalam dakwahnya itu dilakukan untuk menyerang pribadi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang menjadi arsitek masjid tersebut.

Dalam diskusi yang digelar MUI Jabar di Pusdai Bandung, Senin 10 Juni 2019, Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menjelaskan tentang desain arsitektur masjid.

Desain itu tidak boleh sama. Desain di tengah pasar dengan desain di puncak gunung tidak boleh sama. Maka ini (Al Safar) karena di pinggir gunung, saya cerita, idenya seperti menyatu dengan alam. Apa bentuknya? Alam itu tidak beraturan maka Masjid Al Safar pun bentuknya tidak beraturan," kata Emil dikutip Liputan6.

Emil menjelaskan, dalam ilmu arsitektur, ada teori yang dipakai untuk merancang bangunan Masjid Al Safar, yaitu teori melipat atau origami.

"Mungkin kebetulan jika desain Masjid Al Safar mirip Illuminati," katanya.

Desain Masjid Al Safar Karya Ridwan Kamil Dituding Illuminati


Illuminati


Dirinya tidak pernah berniat membangun masjid dengan simbol-simbol yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Tudingan simbol illuminati itu muncul karena di bagian mimbar Masjid Al-Safar mirip dengan 'All Seeing Eye' alias mata satu, yang diketahui sebagai simbol utama dalam illuminati.

Mengutip Wikipedia, Illuminati (bentuk plural dari bahasa Latin illuminatus, "tercerahkan") adalah nama yang diberikan kepada beberapa kelompok, baik yang nyata (historis) maupun fiktif.

Secara historis, nama ini merujuk pada Illuminati Bavaria, sebuah kelompok rahasia pada Zaman Pencerahan yang didirikan 1 Mei 1776.

Sejak diterbitkannya karya fiksi ilmiah postmodern berjudul The Illuminatus! Trilogy (1975-7) karya Robert Shea dan Robert Anton Wilson, nama Illuminati menjadi banyak digunakan untuk menunjukkan organisasi persekongkolan yang dipercaya mendalangi dan mengendalikan berbagai peristiwa di dunia melalui pemerintah dan korporasi untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru.

Dalam konteks ini, Illuminati biasanya digambarkan sebagai versi modern atau keberlanjutan dari Illuminati Bavaria.

Gerakan ini didirikan pada tanggal 1 Mei 1776 di Ingolstadt (Bavaria Atas) dengan nama Ordo Illuminati, dengan anggota awalnya sebanyak lima orang, dan dipelopori oleh Adam Weishaupt (m. 1830).

Dia adalah profesor hukum kanon di Universitas Ingolstadt yang dikelola tarekat Yesuit, sebagai satu-satunya profesor dari kalangan non klerikal (bukan kaum religius). Kelompok ini terdiri dari para pemikir bebas sebagai perwujudan Pencerahan dan tampaknya mencontoh Freemason, organisasi yang tertutup dan ketat dalam penerimaan anggota barunya.

Anggota Illuminati melakukan sumpah rahasia dan berikrar untuk mengabdi kepada atasan mereka. Anggotanya dibagi menjadi tiga kelas, masing-masing dengan beberapa tingkatan, dan banyak cabang Illuminati menarik anggota dari loji Mason yang sudah ada.*

Show comments
Hide comments

Post a Comment