Tebang Pohon di Kota Bandung Didenda Rp 2 Juta, Memberi Uang ke Pengemis Didenda Rp 500 Ribu

Tebang Pohon di Kota Bandung Didenda Rp 2 Juta

Hati-hati menebang pohon di Kota Bandung. Pelanggaran penebangan pohon dikenakan sanksi berdasarkan Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat (Tibumtran Linmas) pada pasal 19 ayat (1) huruf h.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung sudah menjatuhkan sanksi kepada dua pelaku penebangan pohon yang dilakukan sembarangan, Jumat (1/11/2019).

Dua pelaku pelanggaran, berinisial WG dan TD, divonis denda masing-masing sanksi denda Rp2 juta oleh hakim pada sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Ruang Sidang VI Mudjono Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Bandung, Jalan LLR E. Martadinata.

Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penindakan pada Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada, mengatakan, penerapan sanksi ini akan menjadi contoh bangi warga Kota Bandung lainnya agar tidak menebang pohon sembarangan. Sebagian warga yang menebang pohon salah satu alasannya untuk membuka jalan.

"Sanksi yang diberikan ada dua jenis. Terdiri dari sanksi pengenaan biaya paksaan penegakan pelaksanaan hukum serta pidana,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, dilansir kumparan.

Rasdian menjelaskan, uang sanksi yang diterima melalui biaya paksa langsung masuk ke kas daerah. Sebab para pelanggar yang dikenakan sanksi membayarnya langsung melalui bank yang telah ditunjuk. Sedangkan sanksi pidana masuk ke kas negara karena dibayarkannya langsung ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung.

"Kalau dia melanggar aturan, ya harus ditindak. Apalagi ini urusannya dengan pohon. Seperti yang kita ketahui, pohon itu sumber kehidupan dan penghasil oksigen, jadi pasti kita tegakkan," ungkapnya.

"Sekaligus ini menjadi informasi bagi seluruh masyarakat, Pemkot Bandung sudah mengundangkan Perda 9 Tahun 2019. Artinya, Perda K3 sudah tidak berlaku. Jadi, apa pun tindakan yang dilanggar, ke depannya pengenaan sanksi disesuaikan perda baru ini,” tegas Mujahid.

Perda diundangkan sejak 16 Agustus 2019 itu berisi tentang aturan denda terhadap warga yang kedapatan memberikan uang kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti gelandangan dan pengemis.

Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Tono Rusdiantono, menjelaskan, warga yang kedapatan memberikan uang kepada PMKS akan dikenai sanksi berupa denda paksa sebesar Rp 500 ribu.*

Dapatan info terbaru dari BandungAktual.com via Inbox Email Anda!

0 Response to "Tebang Pohon di Kota Bandung Didenda Rp 2 Juta, Memberi Uang ke Pengemis Didenda Rp 500 Ribu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel