Sponsors

UMK Kota Bandung 2020 Rp 3,6 Juta

Upah Mimimum Kota (UMK) Bandung 2020 sebesar Rp 3.623.778,91. Besaran UMK Kota Bandung2020 tersebut setelah kenaik 8,51 persen dari UMK sebelumnya Rp 3.339.580,61.

UMK Kota Bandung 2020 ditetapkan dan direkomendasikan Dewan Pengupahan. Namun, kalanga serikat pekerja/buruh menolak besaran tersebut. 

Mereka juga bakal terus menuntut komitmen Pemkot Bandung memperbaiki kesejahteraan buruh lewat beberapa program selain kenaikan UMK.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin, besaran kenaikan UMK Kota Bandung itu sudah melewati pembahasan sesuai prosedur di Dewan Pengupahan. 

Ia menyatakan, angka finalnya juga dirumuskan sesuai dengan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. 

Ia memahami adanya penolakan besaran dari buruh, namun ia juga menegaskan bahwa ada program-program yang sudah dirintis Pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Besaran yang direkomendasikan sudah sesuai prosedur, sesuai aturan. Begitu upah baru berlaku, semua harus mengikuti. Perusahaan juga. Tidak ada alasan untuk menunda,” katanya dikutip laman Pikiran Rakyat.

Menurut Arief, Pemkot telah menggulirkan beberapa program peningkatan kesejahteraan buruh dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari penyediaan bus buruh, unit rumah susun (rusun), layanan sembako delivery, dan bantuan beasiswa bagi anak buruh. Beberapa program akan ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.

“Namun memang program tergantung juga kapasitasnya. Untuk unit rusun, misalnya, kami tentu akan mengkaji dulu berapa unit baru tersedia dan berapa yang kira-kira bisa dialokasikan buat teman-teman buruh,” ucapnya.

Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992 Kota Bandung, Hermawan, menyatakan, seluruh serikat buruh sejak awal menolak pemakaian PP 78 Tahun 2015. Penolakan itu juga merupakan suara serikat buruh secara nasional.*

Show comments
Hide comments

Post a Comment