Wilayah Banjir di Kota Bandung: Gedebage, Ujungberung, Pagarsih, Pasteur, Antapani

Banjir Pagarsih Bandung
Banjir Pagarsih Bandung

Memasuki musim hujan, Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang memiliki banyak titik rawan banjir, terutama daerah yang berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Menurut Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Pemadan Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Sihar Pandapotan, beberapa wilayah Kota Bandung memang sering dibanjiri air ketika hujan lebat, namun tidak bertahan lama.

"Bisa dibilang seluruh wilayah Kota Bandung rawan banjir, namun hal tersebut berdasarkan intensitas hujan dan lamanya hujan," ujar Sihar dilansir IDN Times, Minggu (3/11/2019).

Menurut Sihar, terdapat lima wilayah yang masih menjadi langganan banjir ketika hujan turun. Wilayah-wilayah itu meliputi Bandung Timur hingga wilayah Barat Kota Bandung dan beberapa wilayah lainnya.

1. Gedebage

Gedebage menjadi langganan banjir ketika hujan lebat datang, terutama di perempatan lampu merah, dekat Pasar Gedebage. Di daerah ini banyak pabrik.

"Gedebage sering banjir, jika hujan lebat, tapi dipastikan tidak permanen ya," ungkap Sihar.

Banjir Gedebage Bandung
Banjir Gedebage Bandung


2. Jalan Pagarsih 

Jalan di Pagarsih kerap kali terputus air hujan tiap kali hujan datang. Sihar mengatakan, kebanyakan banjir dari wilayah tersebut berasal dari luapan air Sungai Citepus.

"Untuk wilayah Pagarsih, Astana Anyar dan sekitarnya, air banyak dari luapan sungai Citepus," katanya.

3. Ujung Berung

Selain Gedebage, wilayah Bandung Timur dan sekitanya yang juga menjadi tempat langganan banjir adalah Kecamatan Ujungberung, tepatnya sekitar Rumah Sakit Hermina.

"Wilayah Ujungberung sering juga menjadi tempat langganan banjir, terutama sekitar wilayah yang berdekatan dengan Rumah Sakit Hermina," jelasnya.

4. Jalan Pasteur

Jalan Pasteur menjadi pintu masuk Kota Bandung dari arah Jakarta. Selain sering menjadi titik kemacetan, Jalan Pasteur juga selalu dibanjiri air ketika hujan dengan intensitas tinggi.

5. Antapani

Wilayah pemukiman paling banyak digenangi air saat musim hujan adalah wilayah Antapani. Sihar menyebutkan, wilayah ini Sabtu (2/11/2019) lalu merasakan banjir dari intensitas hujan yang cukup tinggi.

Namun Sihar kembali menekankan, banjir di wilayah Kota Bandung berbeda dengan wilayah lain. Banjir yang datang di Kota Bandung tidak bersifat permanen, melainkan hanya sesaat.

"Banjir Kota Bandung sifatnya hanya sementara, ini paling lama dua jam," katanya.

Sihar mengimbau agar masyarakat yang bermukim di Kota Bandung selalu waspada. Selain itu para pengendara juga harus mempersiapkan alat-alat untuk melindungi dari banjir dan hujan.

"Masyarakat harus bekerja sama memelihara saluran air. Jangan buang sampah sembarangan dan jangan segan menghubungi Diskar PB ketika terjadi apa-apa," tuturnya.*

Dapatan info terbaru dari BandungAktual.com via Inbox Email Anda!

0 Response to "Wilayah Banjir di Kota Bandung: Gedebage, Ujungberung, Pagarsih, Pasteur, Antapani"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel