Gerah Dibully Terus, Umuh Muchtar Mundur dari Manajer Persib Bandung

Gerah Dibully Terus, Umuh Muchtar Mundur dari Manajer Persib Bandung
Umuh Muchtar menyatakan mundur dari posisi Manajer Persib Bandung. Ini bukan pertama kalinya Umum mundur, namun kali ini tampaknya serius.

"Saya tidak jadi manajer, jadi nanti tidak ada lagi kata saya manajer, saya Komisaris aja. Ini saya belum bicara sama pak Zaenuri tapi saya katakan seperti itu," katanya kepada wartawan di Bandung, Rabu (26/2/2020)

Selain merasa sudah cukup lama menjabat sebagai manajer, dorongan mundur ini lahir dari desakan para "oknum" (netizen) yang dinilai selalu berpandangan negatif terhadapnya. Maka dipastikan, pada musim ini Umuh tidak akan lagi menghiasi bench pemain saat Persib berlaga di Liga 1 2020. 

Umuh menjadi Manajer Persib sejak 2008. Semasa menjabat sebagai manajer, Umuh pernah membawa Persib menjadi juara di Indonesia Super League (ISL) tahun 2014 serta Piala Presiden pada tahun 2015. 

Menurut Umuh, komentar pedas bobotoh Persib kepadanya tidak hanya terjadi di musim ini, tapi sejak tahun 2013. Ia menilai, dari 100 hanya 10 persen pendukung yang tidak menyukai dirinya. 

"Ini karena udah ada hati dan ada rencana akan membuly saya, dan itu ada sekelompok di situ mungkin ada 10 persen yang tidak suka. Seperti dulu lah kejadian 2013 saya dihujat dan disudutkan, pas 2014 saya dengan segala cara Persib perjuangan kita bisa jadi juara ya, nah seperti itu mudah-mudahan aja sekarang juga jadi juara," katanya. 

Setelah mundur dari jabatan manajer, Umuh hanya akan menjabat komisaris Persib. 

"Saya sekarang di Persib cukup dengan di komisaris walaupun Pak Glen (Direktur PT Persib Bandung Bermartabat) dan komisaris bilang jangan mundur jangan mundur, tapi biar saya mengikuti orang yang membuly saya silakan, saya enjoy saja," tegasnya.

Posisi manajer Persib rencananya akan dikosongkan. Menurut Umuh, hal itu menjadi keinginan Glenn Sugita agar posisi manajer dikosongkan.

"Pak Glenn sudah ngomong kalau maksa Pak Umuh tetep berhenti, tidak akan ada lagi nama manajer di Persib cukup pak Umuh yang menjadi manajer," ujarnya..

Namun, secara aturan di Liga Indonesia, posisi manajer di sebuah klub memang boleh dikosongkan. Untuk itu, pelatih Persib Robert Alberts akan merangkap menjadi manager yang sudah menjadi hal lumrah di sepak bola Eropa. (Tempo)

Post a Comment

Previous Post Next Post