PSBB Berakhir, Kota Bandung Terapkan New Normal

PSBB Berakhir, Kota Bandung Terapkan New Normal

Pemerintah Kota Bandung menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal (kenormalan baru) seiring berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/6/2020).

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kita akan bergeser dari PSBB proporsional menjadi fase Adaptasi Kebiasaan Baru," kata Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Oded menuturkan, ada sejumlah catatan menggembirakan selama PSBB proporsional tahap kedua yang sudah berjalan dua pekan.

"Kita memperoleh hasil yang cukup menggembirakan. Hal ini patut kita syukuri, namun tetap waspada dan jangan lengah," ucapnya.

Berdasarkan laporan yang ia terima, kasus positif Covid-19 di Kota Bandung menurun dari 5,6 orang per hari menjadi 2,2 orang per hari. Angka reproduksi (Rt) juga berada di 0,53 berdasarkan hasil perhitungan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar.

Ia menyampaikan ruang isolasi di rumah sakit masih sangat memadai. Dari total 487 tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan lainnya, saat ini hanya terisi 118 tempat tidur atau 24,23 persen.

Angka tersebut menurun dari periode sebelumnya sebesar 32 persen, hal ini menunjukkan perbaikan tingkat kesembuhan.

"Angka kesembuhan kita sebesar 62,98 persen, meningkat 13,4 persen dari periode sebelumnya," ujar Oded dilansir laman resmi Humas Kota Bandung.

Data laman Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung (Pusicov Bandung) menunjukkan, hingga Jumat (26/06/2020) pukul 19:36 WIB, Kasus Aktif Covid-19 Kota Bandung mencapai 107 orang, sembuh 245, dan meninggal dunia 40 orang dengan Total Positif Covid-19 sebanyak 392 orang.

Total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1.185 dan total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 4.655 orang.

New normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru adalah pola hidup baru berdasarkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Warga harus terbiasa memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak sosial dan fisik, dan tetap waspada penularan virus corona karena wabah belum berakhir.*

New Normal  | Adaptasi Kebiasaan Baru

New Normal  Adaptasi Kebiasaan Baru

Post a Comment

Previous Post Next Post