Ayi Vivananda Siap Hadapi Ridwan Kamil di Pilwalkot Bandung 2018

Posted by Bandung Aktual on August 16, 2016 | Follow @bandungaktual

Ayi Vivananda Siap Tantang Ridwan Kamil di Pilwalkot Bandung 2018
Ayi menilai Ridwan Kamil terkesan kaku dan jauh dari masyarakat, lebih banyak bertemu di media sosial, dan menghilangkan jati diri Sunda.

BandungAktual.com -- Mantan Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, menyatakan siap berhadapan dengan Ridwan Kamil dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018.

Wakil Wali Kota Bandung Dada Rosada (2008-2013) ini menyatakan siap mencalonkan diri, namun masih harus menunggu restu dari partainya, PDIP.  "Sebagai kader, saya siap untuk jadi calon Wali Kota," kata Ayi, Senin (15/8/2016).

Di Pilwalkot 2013 yang dimenangi Ridwan Kamil, Ayi juga maju sebagai cawalkot berpasangan dengan Nani Rosada --istri Dada Rosada.

Meski Ridwan Kamil belum menyatakan maju dalam Pilwalkot Bandung 2018, Ayi berharap bisa kembali bersaing dengannya. Ayi mengaku memiliki jurus yang cukup ampuh untuk menandingi popularitas Ridwan.

"Kalau saya pribadi, inginnya Ridwan Kamil tetap maju di Pilwalkot Bandung 2018. Saya telah memiliki jurus untuk menghadapi Ridwan Kamil di Pilwalkot,” tuturnya.

"Memangnya (Ridwan Kamil) harus ditakuti? Saya tidak bicara kelemahan seseorang, tapi saya kira yang harus dikembangkan adalah gagasan dan program yang lebih baik untuk membangun Kota Bandung," tambahnya.

Dikemukakannya, pertimbangannya ingin kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung karena dirinya merasa kecewa dengan kepemimpinan Ridwan Kamil yang dianggap kurang bersentuhan dengan masyarakat secara nyata.

Menurut dia, pemerintahan Ridwan terkesan kaku dan jauh dari masyarakat karena lebih banyak bertemu di media sosial.

"Ada sisi humanisme yang hilang. Keakraban antara pemerintah dengan masyarakat tidak terasa. Dulu masyarakat dan pemerintah seperti keluarga, kalau sekarang budayanya budaya formal," tuturnya.

Ayi melihat pembangunan fisik yang dilakukan Ridwan justur menghilangkan jati diri Sunda yang seharunya tertanam di Kota Bandung. Salah satunya adalah penggunaan bahasa asing dan serapan pada penamaan taman.

Padahal, dengan adanya program Rabu Nyunda, penggunaan bahasa Sunda bisa diaplikasikan pada penamaan taman.

"Membangun peradaban disamping fisik dan infrastruktur, juga harus dibangun moralitas dan budaya. Menurut saya Bandung itu sekarang niru Jakarta gayanya," tuturnya.

Ayi menyatakan tidak akan mencoba di Pilwalkot Banudng 2018 dari jalur independen atau jalur perseorangan. “Saya tidak maju dari jalur independen,” tegasnya.

Ayi menuturkan, Kota Bandung membutuhkan pemimpin yang bisa berinteraksi dengan masyarakat, bukan hanya aktif di media sosial.

"Terlepas maju atau tidak, pemimpin Bandung harus yang humanis karena yang dibutuhkan bukan hanya media sosial tapi interaksi sosial," ungkapnya. (Tempo/Kompas).*

» Hatur Nuhun sudah baca Ayi Vivananda Siap Hadapi Ridwan Kamil di Pilwalkot Bandung 2018

Previous
« Prev Post

0 Response to "Ayi Vivananda Siap Hadapi Ridwan Kamil di Pilwalkot Bandung 2018"