Featured Post

Transfer Pemain Persib Bandung Musim 2019

Transfer Pemain Persib Bandung Musim 2019. Aktivitas transfer Persib Bandung menjelang Liga 1 2019 dimulai dengan memecat pelatih Mario G...

January 21, 2019

logo bandung aktual
- January 21, 2019

Prediksi Formasi Starter Persib Bandung Liga 1 2019

Prediksi Formasi Starter Persib Bandung Liga 1 2019
Formasi Starter Persib Bandung Liga 1 2019 dipastikan berbeda dengan musim sebelumnya. Maung Bandung melepas pemain inti di semua lini.

Di lini belakang, Persib kehilangan Victor Igbonefo yang menjadi rekan duet bek tengah Bojan Malisic.

Di lini tengah, Persib melepas Oh Inkyun yang biasa menemani Dedi Kusnandar di sektor gelandang. Di lini depan, Persib melepas Jonathan Bauman yang bisa diduetkan dengan Ezechiel N'Duassel.

Untuk mengisi posisi Igbonefo, Persib punya bek muda Indra Mustaffa dan M Sabil, serta Wildansyah yang sudah kembali dari masa peminjaman di Borneo FC.

Posisi Oh Inkyun bisa diisi Esteban Vizcarra atau Srdan Lopicic, dengan alternatif trio gelandang baru asal PSMS Medan, yakni Abdul Aziz, Erwin Ramdani, dan Frets Butuan.

Untuk lini depan, Persib belum merekrut striker baru pengganti Bauman, namun Esteban bisa diposisikan sebagai second striker dengan formasi 4-2-3-1.

Prediksi Formasi Starter Persib Bandung Liga 1 2019

Berikut ini prediksi formasi starter Persib Bandung di Liga 1 2019 dengan Formasi 4-2-3-1

  • Kiper: M Natsir
  • Belakang: Ardi Idrus, Bojan Malisic, M Sabil, Supardi Nasir
  • Tengah: Dedi KusnandarSrdjan Lopicic, Esteban Vizcarra, Ghozali Siregar, Ferbi Hariyadi
  • Depan: Ezechiel N'Douassel


Prediksi Formasi Starter Persib Bandung Liga 1 2019

logo bandung aktual
- January 21, 2019

PSSI Akan Tinjau Ulang Sanksi bagi Bobotoh Persib

PSSI Akan Tinjau Ulang Sanksi bagi Bobotoh Persib
PSSI berencana meninjau ulang sanksi bagi Persib Bandung. Saat ini bobotoh disanksi tidak boleh memakai atribut Persib dan yel-yel saat menonton di stadion selama putaran pertama Liga 1 2019.

Menurut anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa, rencana mengubah sanksi bagi Persib dan tim lain itu dilakukan seiring  adanya rekomendasi Kongres PSSI di Bali soal restrukturisasi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

"Komdis menjadi titik sentral dalam persoalan sepakbola selain wasit. Ributnya pemain dengan pemain, ributnya klub, merasa dirugikan dan seterusnya, maka perlu ada restrukturisasi Komdis dan tata kelola penunjukan wasit," kata Gusti Randa.

Restrukturisasi Komdis akan berdampak pula pada keputusan yang telah mereka keluarkan. 

"Begitu juga sanksi-sanksi yang telah dijatuhkan oleh Komdis. Kebetulan nanti saya yang akan mengetuainya. Putusan-putusan yang telah dijatuhkan Komdis akan ditinjau kembali," tuturnya.

Gusti menilai ada banyak keputusan Komdis yang mesti ditinjau ulang. 

"Ada beberapa keputusan Komdis yang akan kita review. Misalnya Persib, itu contoh. Ada banyak lagi," tegasnya. 

Liga 1 2019 dipastikan mulai bergulir awal Mei 2019, paling lambat mulai Rabu 8 Mei. (pssi.org).*

January 20, 2019

logo bandung aktual
- January 20, 2019

Transfer Pemain Persib Bandung Musim 2019

Transfer Pemain Persib Bandung Musim 2019
Transfer Pemain Persib Bandung Musim 2019.

Aktivitas transfer Persib Bandung menjelang Liga 1 2019 dimulai dengan memecat pelatih Mario Gomez dan menggantikannya dengan Miljan Radovic.

Bersamaan dengan perkenalan Radovic sebagai pelatih baru, manajemen Persib juga mengumumkan perekrutan dua pemain baru, Esteban Vizcarra dan Srdan Lopicic.

Belakangan, manajer Persib Umuh Muhtar mengatakan perekrutan Vizcarra dan Lopicic baru wacana, menyusul penolakan bobotoh terhadap Lopicic.

Kepastian penunjukkan Miljan Radovic sebagai pelatih bersamaan dengan kepastian Persib kehilangan bek andalan Victor Igbonefo yang kembali ke Liga Thailand.

Igbonefo keluar dari Persib menyusul pemain lain yang lebih dulu hengkang, yaitu Eka Ramdani (pensiun), Oh Inkyun, dan Jonathan Bauman.

Belakangan, Patrich Wanggai dan Tony Sucipto juga hengkang.

Persib kembali mengumumkan perekrutan pemain baru Minggu (13/1/2019). Dalam jumpa pers, manajemen dan pelatih Persib mengumuman secara resmi perekrutan tiga pemain PSMS Medan --Abdul Aziz, Frets Butuan, dan Erwin Ramdani.

Selain itu, Persib juga mengumuman pencoretan dua pemain, Atep dan Airlangga Sucipto.

Dengan didepaknya Atep dan Airlangga, hingga kini Persib sudah melepas 9 pemain, yaitu Atep, Airlangga Sucipto, Eka Ramdani, Oh Inkyun, Jonathan Bauman, Victor Igbonefo, Tony Sucipto, dan Patrich Wanggai, serta kiper Imam Arief Fadhilah.

Selain merombak skuat, manajemen Maung Bandung juga merombak formasi tim pelatih. Setelah menunjuk Radovic sebagai pelatih kepala, Persib mengangkat Dejan Miljanic dan Budiman sebagai asisten pelatih serta mengganti pelatih kiper Anwar Sanusi dengan Gatot Prasetyo.

Daftar Pemain Baru Persib 2019

  1. Esteban Vizcarra (Sriwijaya FC)
  2. Srdan Lopicic (Borneo FC)
  3. Abdul Azis (PSMS)
  4. Frets Butuan (PSMS)
  5. Erwin Ramdani (PSMS)
  6. Zalnando (Sriwijaya FC)
Daftar Pemain Baru Persib 2019


Daftar Nama Pemain dalam Rumor Transfer 
  1. Zalnando (Sriwijaya FC)
  2. Saepulloh Maulana (Mitra Kukar)
  3. Kunihiro Yamashita (Jepang/Perseru)
  4. Lee Sang-Ho (FC Seoul/Korea)
Pemain Persib yang Keluar
  1. Oh Inkyun
  2. Jonathan Bauman
  3. Eka Ramdani
  4. Victor Igbonefo
  5. Patrich Wanggai
  6. Tony Sucipto
  7. Atep 
  8. Airlangga Sucipto
  9. Imam Arief.
Tim Pelatih Persib Bandung 2019
  1. Miljan Radovic (pelatih kepala)
  2. Dejan Miljanic (asisten pelatih)
  3. Budiman (asisten pelatih)
  4. Gatot Prasetyo (pelatih kiper)
  5. Yaya Sunarya (pelatih fisik)
Tim Pelatih Persib Bandung 2019
Tim Pelatih Persib Bandung 2019.*

logo bandung aktual
- January 20, 2019

Zalnando Pemain Baru Keenam Persib Badung Musim 2019

Persib Bandung memperkenalkan Zalnando sebagai pemain baru keenam musim ini melalui akun instagram dan situs resmi klub, Minggu (20/1/2019).

Zalnando Pemain Baru Keenam Persib Badung Musim 2019

Mantan pemain Sriwijaya FC asal Cimahi itu mengaku bangga bisa memperkuat Persib.

"Sebenarnya pada 2016 sempat ada komunikasi dengan manajemen Persib, tapi mungkin belum jodoh. Alhamdulillah, tahun ini bisa ke Persib dan dikontrak dua musim," jelas Zalnando seusai mengikuti latihan bersama skuat Maung Bandung, Minggu (20/1/2019) pagi.

Zalnando mengungkapkan, sebelum memutuskan gabung Persib, ada empat klub Liga 1 yang mendekati. Namun, Persib terlihat lebih serius dan secara jarak, lebih dekat ke kota tempat tinggalnya, Cimahi, sehingga ia memilih gabung Persib.

"Ada perasaan yang beda ketika main membela tim berasal dari tanah kelahiran sendiri, motivasinya juga berbeda juga. Bukan sekadar profesional, tapi ada rasa kebanggaan juga," ucapnya.

Zalnado menegaskan siap bersaing secara positif untuk mendapatkan tempat sebagai starting eleven di setiap pertandingan nanti. Di posisinya, ia harus bersaing dengan Ardi Idrus.

"Yang namanya main bola, di setiap posisi pasti ada persaingan. Saya malah senang, maksudnya ini jadi kompetitif, kalau bagus di dalam tim, tinggal siapa yang lebih siap. Jadi kompetitif itu bagus buat tim agar lebih baik lagi," ujarnya.

Dalam sesi latihan, Zalnando yang baru pertama kali gabung melahap seluruh porsi latihan yang diberikan oleh tim pelatih yang dipimpin oleh duet asisten pelatih Dejan Miljanic dan Budiman.

Zalnando tampak mendapat sambutan hangat dari pemain Persib lainnya. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu mengaku tak kesulitan untuk segera menyesuaikan diri.

"Alhamdulillah, lancar. Ya, di sini juga beberapa sudah ada yang kenal, jadi cukup enak. Sudah pada kenal dan adaptasi di sini juga cukup mudah," kata Zalnando.

Pemuda berusia 22 tahun tersebut memiliki motivasi tersendiri untuk bergabung bersama tim kebangggan warga Jawa Barat ini.

"Ya, beda aja gitu kalau main untuk tanah kelahiran. Motivasinya juga pasti berbeda. Jadi, kalau main untuk Persib bukan sekadar profesional, tapi juga bermain untuk kebanggaan," ungkapnya.

Zalnando menjadi pemain baru keenam Persib setelah Esteban Vizcarra, Srdan Lopicic, Abdul Aziz, Frets Butuan, dan Erwin Ramdani. Pemain baru lainnya kemungkinan Saepuloh Maulana dan pemain asing asal Asia.*


logo bandung aktual
- January 20, 2019

Mundur dari Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi Sebut Nama Umuh Muchtar

Mundur dari Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi Sebut Nama Umuh Muchtar
Usai menyatakan mundur sebagai Ketua Umum PSSI dalam Kongres di Bali, Minggu (20/1/2019), Edy Rahmayadi menyebut nama manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mungkin layak menjadi penggantinya sebagai Ketua Umum PSSI.

"Mungkin lebih pantas Umuh (Muchtar) yang memimpin di sini, silakan. Jangan hanya teriak-teriak di luar. Indonesia primitif?" kata Edy Rahmayadi sambil menunjuk Umuh dikutip Goal Indonesia.

Sebelum Edy Rahmayadi resmi mundur, Umuh Muchtar sempat mendukung adanya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk mengganti mantan Pangkostrad itu.

"Itu 'kan orang-orang yang bilang Edy Out, mungkin sudah pada bisa menilai. Saya juga setuju Pak Edy (Rahmayadi) diganti," tutur Umuh Muchtar pada November 2018.

"Kalau saya dimusuhin enggak masalah, ini hanya untuk kebaikan persepak bolaan Indonesia," ucap Umuh.

Umuh Muchtar merupakan pentolan Kelompok 85 yang mengusung Edy Rahmayadi menjadi Ketua Umum menggantikan La Nyalla Mattalitti dalam Kongres Luar Biasa PSSI pada 2016.

Umuh menilai, apa yang menimpa Edy saat ini bukan sepenuhnya kesalahan purnawirawan jenderal bintang tiga tersebut.

"Bukan kesalahan Pak Edy. Pak Edy itu dikhianati. Kalau untuk mengundurkan diri karena apa, Pak Edy 'kan menjabat Gubernur lah. Biar lebih fokus lagi. Kan kata Pak Edy juga demi Indonesia, demi PSSI. Saya hanya mewakili kawan-kawan, ya," ujar Umuh yang juga hadir dalam kongres tersebut.

Umuh juga memberikan jawaban tegasnya terkait pernyataan Edy yang memintanya untuk menjadi Ketum PSSI. 

"Jangan lah, jangan saya. Saya membimbing saja. Saya tidak cari aman. Ada yang lebih baik, ada yang lebih bagus," ucapnya.

Umuh juga memberikan kriteria sosok yang pantas memimpin PSSI nantinya. 

"Harus berani, jangan sampai ada keteledoran seperti ini lagi. Jadi ketua itu harus fokus. Jadi harus 24 jam siap. Harus tahu ini ada kejadian apa, masalah apa. Itu yang tidak ada di Pak Edy karena Pak Edy-nya sibuk. Laporan dari anak buahnya sih enak-enak saja. Jadi Pak Edy sendiri dikhianati oleh orang-orangnya sendiri," ucapnya.*